Rombak Kabinet, Bupati Pemalang Lantik 12 Pejabat Eselon II

Advertisement

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo pagi tadi melantik belasan pejabat pimpinan tinggi pratama. Para pejabat eselon II itu dilantik setelah melalui serangkaian seleksi.

Pelantikan pejabat digelar di Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu pagi, 29 Desember 2021. Pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh bupati. Dalam pelantikan ini, bupati juga merotasi jajaran eselon III dan IV.

“Harapan kami, ini bisa menjadi langkah awal untuk ke depan pelaksanaan pemerintahan bisa lancar semuanya,” katanya.

Para pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Pemkab Pemalang yang dilantik adalah:

1. Sekretaris DPRD: Sodik Ismanto
2. Kepala Dinas Kesehatan: dr. Yulies Nuraya
3. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan: Abdul Rachman
4. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa: Suhirman
5. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika: Yanuarius Nitbani
6. Kepala Dinas Lingkungan Hidup: Raharjo
7. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman: Mohammad Ramdon
8. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang: Mokhammad Saleh
9. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah: Sugiyanto
10. Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah: Mubarak Ahmad
11. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik: Bambang Haryono
12. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja: Istianto

Kepada para pejabat yang dilantik, bupati berpesan agar mereka terus bersinergi dan melaksanakan tugasnya. Sebab, tugas yang diemban adalah amanat dari Tuhan, masyarakat, dan pemerintah. “Mari kita terus berinovasi, mengembangkan semua yang ada di Kabupaten Pemalang supaya lebih baik lagi,” ujarnya.

Sebelumnya belasan formasi jabatan pimpinan tinggi pratama yang dilantik ini dilelang melalui seleksi terbuka, terkecuali Kepala Satpol PP. Pendaftaran seleksi terbuka itu ditutup pada Senin, 13 Desember 2021 dengan jumlah pendaftar mencapai 51 orang dari 11 formasi yang tersedia.

Dari 51 orang pendaftar, Kamis, 23 Desember 2021, panitia seleksi (pansel) mengumumkan ada 33 peserta yang lolos dalam tes akhir dan direkomendasikan ke bupati.

Seleksi pejabat eselon II ini sempat menjadi isu hangat, khususnya formasi Sekretaris DPRD. Isu itu mencuat setelah Ketua DPRD Pemalang Tatang Kirana geram karena Pemkab Pemalang dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 205 ayat 2 tentang Pemerintah Daerah.

Penulis: Eriko Garda Demokrasi
Editor: Faisal M

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!