Anggota Grup WA Sedulur Slawi Bangun Rumah untuk Nenek Sariyah, Begini Penampakannya
- calendar_month Ming, 21 Nov 2021

Nenek Sariyah (duduk) saat foto bersama Admin dan anggota WAG Sedulur Slawi di depan rumah barunya, Sabtu siang, 20 November 2021. FOTO/PUSKAPIK/SAKTI RAMADHAN

PUSKAPIK.COM, Bumijawa – Nenek Sariyah (75) yang hidup sebatangkara di gubuk reot di RT 01/RW 03 Desa Tuwel, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal kini menempati rumah baru, Sabtu siang, 20 November 2021. Rumah baru itu dibangun berkat donasi dari sejumlah anggota WhatsApp Grup (WAG) Sedulur Slawi.
Sariyah dijemput oleh Koordinator WAG Sedulur Slawi, KRT Rosa Mulya Aji, menggunakan mobil dobel kabin ke gubuknya. Setelah itu nenek Sariyah langsung dibawa ke rumah baru yang tidak jauh dari lokasi gubuknya.
Rosa mengatakan, bantuan pembangunan rumah dari donasi anggota WAG Sedulur Slawi, dilakukan secara spontanitas. Semua dilandasi murni aksi kemanusiaan dan tidak ada tendensi apapun.
“Ya ini murni kemanusiaan. Karena kita prihatin dengan kehidupan nenek Sariah, kita coba galang donasi dan hari ini rumah baru sudah bisa ditempati. Hari ini kita serah terimakan rumah baru untuk nenek Sariyah,” katanya.
Rumah baru nenek Sariyah dibangun di atas tanah milik Ketua RT 01/RW 03 Desa Tuwel, Saroh, dengan luas tanah sekitar 100 meter persegi.
Namun demikian, tanah yang dibangun hanya 30 meter persegi atau 5 x 6 meter. Rumah itu sudah dilengkapi kamar tidur, dapur, MCK, dan full keramik. Selain itu, juga ada kasur dan karpet untuk tidur si nenek.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bu RT yang telah meminjamkan lahan untuk dibangun rumah. Sesuai perjanjian, lahan ini bisa ditempati, selama nenek Sariah hidup,” kata Rosa.
Toipin, penggagas bedah rumah nenek Sariyah menjelaskan, donasi bedah rumah untuk nenek Sariyah sangaja ia gerakan melalui WAG Sedulur Slawi untuk menggugah kepedulian dan empati terhadap sesama.
- Penulis: puskapik