Begini Curhat Wabup Brebes Tentang Miskin Ekstrem

Iklan

PUSKAPIK.COM, Brebes – Wakil Bupati Brebes, Narjo, akan memaksimalkan anggaran yang ada untuk membantu warga miskin. Itu dilakukan untuk menangani masalah kemiskinan ekstrem yang terjadi di penghujung masa bhakti yang tinggal satu tahun. Wabup akan

“Secara pribadi prihatin, tapi kami pasangan Idza – Narjo yang diberikan mandat oleh rakyat akan tetap semangat mengabdi kepada masyarakat ternasuk dalam mengentaskan kemiskinan,” ucap Narjo usai rakor penanggulangan kemiskinan, Jumat 22 Oktober 2021 siang.

Predikat miskin ekstrem ini, sambung Wabup tersemat di penghujung kepemimpinan pasangan Idza – Narjo yang tinggal satu tahun lagi. Untuk itu lah, sebagai pasangan yang mendapat amanat untuk memimpin di Kabupaten Brebes, dirinya bertekad mengentaskan masalah ini.

“Dua tahun ini kan kita kena COVID-19, tapi kami tetap berjuang untuk rakyat. Selama dua periode ini, tepatnya sembilan tahun kami, Ibu Bupati Idza dan saya Wakil Bupati Narjo tetap semangat menangani kemiskinan,” kata Narjo.

Soal kemiskinan, Narjo berkilah, pertama kali menjadi menduduki orang nomor dua Brebes, angka kemiskinan Kabupaten Brebes mencapai 21 persen. Sembilan tahun mengabdi hingga 2018 angkanya turun menjadi 16,20 persen. Kemudian gara gara pandemi COVID-19, naik lagi pada angka 17,32 persen. Berikutnya pada tahun 2020 Brebes menyandang sebagai kabupaten miskin ekstrem.

“Sejak Idza-Narjo memimpin Kabupaten Brebes 2012, angka kemiskinan 21 persen dan turun menjadi 16,20 pada 2018. Angka ini naik saat ada pandemi menjadi 17,32 dan 2020 menyandang miskin ekatrem,” terangnya.

Saat ini Pemkab Brebes, tambah Narjo tengah fokus menagani desa-desa miskin ekstrem di Kecamatan Larangan, Losari, Bulakamba, Bantarkawung, dan Ketanggungan. Lima desa di tiap kecamatan itu, akan menjadi pilot project penanganan kemiskinan.

Narjo menuturkan, dalam penanganan kemiskinan ekstrem di 25 desa tersebut, telah dilakukan pendataan rumah tidak layak huni (RTLH), jambanisasi, infrastruktur dan lainnya. Untuk penanganan di sektor ekonomi, saat ini lanjut Wabup masih dalam konsep perencanaan konsep Pemkab Brebes.

“Ada 25 desa di lima kecamatan sebagai target untuk bagaimana memberikan, mendukung kemudahan sarana dan prasarana, sehingga 25 desa itu keluar dari kemiskinan ekstrem. Sehingga kita bisa hidup layak,” jelas Narjo.

Kontributor: Fahri Latief
Editor: Amin Nurrokhman

 

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini