Banteng vs Celeng di Internal PDIP, Prof Hendrawan: Biar Gepeng Tetep Banteng

Politikus PDIP Hendrawan Supratikno. FOTO/PUSKAPIK/ISTIMEWA
Iklan

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Profesor Hendrawan Supratikno menganggap polemik Banteng vs Celeng di internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) sebagai dinamika biasa. Ia berpesan agar para kader tetap kompak dan bersatu.

“Kalau saya anggapnya ya dinamika biasa, malah saya katakan itu seperti ada aspek leluconnya, jadi ada aspek humornya. Itulah yang membuat politik menjadi panggung yang menyegarkan,” kata politikus PDIP ini saat ditemui, Jumat malam, 15 Oktober 2021.

Untuk diketahui, istitilah Banteng vs Celeng muncul setelah Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Purworejo, Albertus Sumbogo, menyatakan dukungan kepada Ganjar Pranowo maju dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Wuryanto atau populer disapa Bambang Pacul mengatakan, kader yang melakukan deklarasi capres mendahului Ketua Umum Megawati Soekarnoputri adalah celeng, bukan banteng.

Hendrawan Supratikno menilai, sejatinya Bambang Pacul hanya ingin menertibkan. “Kalau you mau jadi relawan, silakan relawan. Tapi jangan pakai struktur partai atau pakai atribut partai. Karena sebagai partai kita harus menunggu keputusan partai,” katanya.

Hendrawan berpesan kepada seluruh kader agar tetap kompak dan bersatu, seperti yang tertuang dalam lirik mars PDI Perjuangan. “Tetap jaga kesolidan dong, slogan PDIP kan ‘biar gepeng tetep banteng’,” katanya.

Penulis: Eriko Garda Demokrasi
Editor: Faisal M

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini