Kabupaten Pemalang ‘Miskin Ekstrem’, Apa Indikatornya?

Kepala Bappeda Pemalang, Supaat, ditemui Selasa 5 Oktober 2021.FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI
Iklan

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Kabupaten Pemalang masuk dalam daftar 5 daerah dengan ‘kemiskinan ekstrem’ di Jawa Tengah. Indikator kemiskinan ekstrem ini berbeda dengan kemiskinan umum.

Belakangan ini masuknya ‘Kota Ikhlas’ dalam daftar 5 daerah kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah ramai diperbincangkan masyarakat dan sosial media.

Kepala Bappeda Pemalang, Supaat, mengungkapkan, ada 5 kecamatan di Kabupaten Pemalang yang menjadi lokasi fokus penanganan kemiskinan ekstrem.

Berbeda dengan kemiskinan umum yang memiliki 14 indikator, jelas Supaat, kemiskinan ekstrem ini minimal memiliki 4+ indikator.

“Pertama, diukur dari kebutuhan intervensi sumber air minum. Kedua, kebutuhan intervensi sumber penerangan utama,” jelas Supaat, ditemui Selasa 5 Oktober 2021.

Kemudian, indikator yang ketiga yaitu kebutuhan intervensi fasilitasi buang air besar / kecil (BAB/BAK). Terakhir, indiikator keempat, kebutuhan intervensi tempat pembuangan air tinja.

“Terus mungkin dalam satu keluarga, induk keluarganya punya pekerjaan apa enggak,” papar Supaat.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, mengatakan, ke depan Pemkab akan menggali lebih dulu fakta yang ada di tengah masyarakat mengenai kemiskinan ekstrem.

“Apa sih yang menyebabkan kemiskinan, faktor utamanya. Itu yang akan kita selesaikan, kondisikan,” jelas Mukti Agung, ditemui Jumat 1 Oktober 2021.

Terkhusus, dia juga mengharap kepedulian putra daerah Pemalang yang berada di perantauan, untuk menengok kondisi Kabupaten Pemalang saat ini.

“Kalau memang tidak pulang orangnya, pulang dananya, pulang ilmunya, pulang ide-idenya untuk membangun Kabupaten Pemalang.” papar Mukti Agung.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi
Editor: Amin Nurrokhman

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini