Mageri Segoro, Polres Pekalongan Tanam 2.500 Pohon Mangrove di Pantai Depok dan Wonokerto

Personel Polres Pekalongan menanam ribuan pohon bakau atau mangrove di kawasan pesisir wilayah Kapupaten Pekalongan. FOTO/PUSKAPIK/SURYO SUKARNO
Iklan

PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Polres Pekalongan menanam ribuan pohon bakau atau mangrove di kawasan pesisir wilayah Kapupaten Pekalongan. Sebanyak 1.0000 batang ditanam di Pantai Depok, Kecamatan Siwalan dan 1.500 batang di Pantai Wonokerto.

“Program yang digagas Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi ini dalam rangka mendukung pemerintah, khususnya program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah pandemi Covid-19 melalui rehabilitasi hutan mangrove seperti yang sudah dicanangkan Presiden Jokowi di berbagai wilayah pesisir,” Kasi Humas Polres Pekalongan Ipda Heru Santoso, Senin (4/10/2021).

Ipda Heru mengungkapkan, kegiatan yang mengusung tema Mageri Segara Mangrove mempunyai arti memberi pagar lautan dengan tanaman mangrove. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya abrasi, mengurangi emisi karbon dan menjaga ekosisitem di wilayah pesisir pantai.

“Program penanaman mangrove dengan mengusung tema Mageri Segara Mangrove ini tidak hanya dilakukan oleh Polres Pekalongan, tapi juga dilaksanakan oleh 12 Polres lainnya di wilayah Polda Jawa Tengah yang mempunyai daerah pesisir pantai,” kata Heru.

Usai penanaman 2.500 pohon bakau atau mangrove di wilayah Pantai Depok dan Pantai Wonokerto, Heru berharap agar seluruh elemen masyarakat, komunitas pecinta lingkungan, terutama masyarakat pesisir, nantinya dapat menjaga dan memelihara mangrove, sehingga memberi kemanfaatan bagi masyarakat.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, mari kita ciptakan ekosistem yeng berimbang dengan tetap menjaga dan memelihara mangrove, sehingga memberi kemanfaatan bagi masyarakat. Jangan lupa selalu patuhi protokol kesehatan guna mengurangi penyebaran Covid-19,” katanya.

Kontributor: Suryo Sukarno
Editor: Faisal M

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini