Setelah Viral, Balita Pemakan Tanah di Tegal ‘Kebanjiran’ Bantuan

Kapolres Tegal AKBP Rahmad Hidayat mengusap kepala Nando saat memberikan bantuan sembako, makanan dan uang, Senin pagi, 13 September 2021.FOTO/PUSKAPIK/SR
Iklan

PUSKAPIK.COM, Tegal – Setelah viral diberitakan sejumlah media, Vero Fernando alias Nando (3), balita di Kelurahan Debong Lor, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal kebanjiran bantuan. Salah satunya datang dari Polres Tegal Kota.

Bantuan berupa 50 kilogram beras, sembako, susu serta makanan tambahan balita dan uang diserahkan Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat kepada orang tua Nando, Carmo dan Umrotun di rumahnya, Senin pagi, 13 September 2021.

“Bu ini bantuan dari kita makanan, susu, telur terus makanan kecil semoga bermanfaat. Sama ini uang buat beli baju,” kata Kapolres saat menyerahkan bantuan kepada UmrotunUmrotun.

Kapolres mengatakan, pihaknya terketuk dan merasa tersentuh saat mengetahui berita Nando yang gemar memakan tanah dan pasir. Apalagi diketahui orang tua Nando yang tergolong tidak mampu, ternyata tidak pernah tersentuh bantuan sosial.

“Ini membuat kita terenyuh, dan hari ini bersama-sama kecamatan dan kelurahan kita berikan bantuan semoga dapat meringankan beban. Kita harapkan ananda Nando ini dapat segera mengkonsumsi makan bergizi, meninggalkan kebiasaan-kebiasaan tidak sehat,” ujar Rahmad Hidayat.

Rahmad Hidayat menambahkan, pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kota Tegal, Puskesmas Debong Lor dan kecamatan akan terus memantau kondisi Nando, agar segera meninggalkan kebiasaan mengkonsumsi tanah.

“Kita akan terus memantau kondisi yang bersangkutan kembali sehat, dan mengkonsumsi makanan normal layaknya anak-anak,” tandas Kapolres.

Umrotun sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan Polres Tegal Kota. Dirinya tidak menyangka pemberitaan tentang anaknya akan viral dan mengundang empati sejumlah pihak.

“Terimakasih pak polisi atas bantuan yang bapak kasihkan untuk anak saya,” ujar Umrotun.

Kontributor: Sakti Ramadhan
Editor: Amin Nurrokhman

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini