Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode

Hujan Tangis Iringi Pemakaman Mahasiswa Banjarnegara Tewas di Goa Lele

  • calendar_month Sel, 24 Des 2019

BANJARNEGARA (PUSKAPIK) – Ainan Fatmatuzzaroh, mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) meninggal dunia lantaran terjebak di Goa Lele, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin (23/12/2019) dini hari kemarin. Warga Desa Bojanegara, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara tersebut telah dimakamkan di kampung halaman, tadi malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ainan tewas bersama dua temannya, Erisa Rifan (20) dan Alief Rindu (19), warga Bogor saat mengikuti pendidikan lanjutan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Unsika bersama anggota lainnya. Saat kegiatan, Minggu (22/12/2019) pukul 13.00 WIB, hujan deras mengguyur lokasi pelatihan. Ketiganya terjebak di dalam Goa Lele lantaran air keburu masuk dan memenuhi ruangan goa.

Upaya evakuasi telah dilakukan tak setelah tiga mahasiswa terjebak di Goa Lele. Namun petugas di lapangan kesulitan sehingga meminta bantuan ke Kantor Badan SAR Nasional Bandung. Satu tim rescue akhirnya dikirim ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban.

Kepala Kantor Basarnas Bandung Deden Ridwansyah mengatakan, korban pertama yang berhasil dievakuasi adalah Erisa Rifan pada Senin (23/12/2019) pukul 04.25 WIB. Korban Erisa ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban Alief Rindu pada pukul 05.30 WIB. Korban Alief juga telah meninggal dunia saat ditemukan.

“Terakhir korban Ainan Fatimatuzahro pada pukul 06.00 WIB berhasil dievakuasi tim SAR gabungan, juga meninggal dunia. Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Karawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Deden dalam rilis Humas Basarnas Bandung, Senin (23/12/2019).

Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Batang Minta Anak Yatim Doakan Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Batang – Bupati Batang Wihaji meminta doa kepada anak yatim piatu agar pandemi COVID-19 segera berakhir. Doa anak yatim dinilai mustajab. “Doa mereka itu luar biasa, karena saya meyakini doa bagian dari ikhtiar pemkab agar semoga COVID-19 cepat berakhir,” kata bupati saat menyerahkan santunan secara simbolis kepada 20 anak yatim piatu di Masjid Baitul […]

    Bagikan Ke Teman
  • Peringati Haornas, Ansor Kebondalem Pemalang Gelar Turnamen Mini Futsal

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39, Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kelurahan Kebondalem Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang menggelar turnamen mini Futsal. “Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi pemuda kelurahan Kebondalem yang dikemas dengan kegiatan turnamen futsal Ansor Kebondalem” ujar Ketua PR GP Ansor Kebondalem, Irfan Fatoni, Selasa 13 […]

    Bagikan Ke Teman
  • Curhat Dihujani Kritik di Medsos, Plt Bupati Pemalang : Kupingnya Panas

    • calendar_month Rab, 28 Des 2022
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat curhat di hadapan para pejabat dihujani kritik di media sosial (medsos). Ia bahkan blak-blakan mengaku merasa panas mendengar kritikan-kritikan tajam dari warganet di dunia maya. Uneg-uneg itu diungkapkan Mansur Hidayat saat dirinya melaunching aplikasi New Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemalang, […]

    Bagikan Ke Teman
  • Sungai di Watukumpul Masih Tertimbun Longsor

    • calendar_month Rab, 3 Feb 2021
    • 120Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Akses jalan Cikadu-Bongas di Kecamatan Watukumpul, Pemalang yang beberapa waktu lalu sempat lumpuh akibat longsor, sudah kembali normal. Meskipun begitu, DPUTR Pemalang masih mempunyai pekerjaan normalisasi aliran sungai yang ada di dekat lokasi yang ikut tertimbun longsor. “Masuk hari ke-2 penanganan longsor, lalu lintas kendaraan roda 4 sudah kembali normal. Tinggal penanganan […]

    Bagikan Ke Teman
  • Kok Kuliner Khas Tegal Ini Namanya Glotak, Begini Asal Usulnya

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Tegal – Nama kuliner khas Tegal yang satu ini memang cukup aneh di telinga. Kupat Glotak namanya, tapi soal rasa jangan ditanya. Kuliner ini dimasak dengan berbagai bumbu rempah yang menghasilkan cita rasa gurih. Kupat Glotak biasanya disajikan dengan tambahan kaldu dari rebusan tulang ayam atau sapi, serta dapat ditambahkan irisan cabai. Kupat Glotak […]

    Bagikan Ke Teman
  • Penebangan Pohon Rusakkan Gerobak PKL Taman Poci, Pemkot Tegal Dituntut Tanggung Jawab

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2020
    • 0Komentar

    TEGAL (PUSKAPIK) – Nasib malang menimpa Durahman (57), pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di Taman Poci, Kota Tegal. Gerobak satu-satunya hancur setelah tertimpa pohon yang sedang ditebang oleh petugas Dinas Permukiman dan Tata Ruang (Disperkimtaru) Kota Tegal, Kamis (23/1/2020) pagi. Durahman menuturkan, kerusakan gerobak pakaian miliknya baru diketahui dari anaknya. Dia kaget saat […]

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less