APBD 2021 Defisit Puluhan Miliar, Pemkab Pemalang Ngutang ke Bank

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, ditemui puskapik.com di Pendopo Kabupaten Pemalang, Jumat 27 Agustus 2021.FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI
Iklan

PUSKAPIK.COM, Pemalang – APBD Kabupaten Pemalang tahun 2021 mengalami defisit puluhan miliar rupiah. Bupati tegaskan akan berupaya menambal defisit tersebut dengan hutang ke bank.

Informasi yang dihimpun menyebut, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemalang mengalami defisit sekitar Rp 41,5 miliar.

Sejumlah skema dipersiapkan untuk menutup defisit tersebut yang dibahas dalam rapat Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Di antaranya, mengambil/memangkas dari anggaran SKPD, yaitu anggaran makan dan minum serta perjalanan dinas sebesar Rp 20 miliar.

Kemudian ditambah Rp 14,6 miliar bersumber dari pemangkasan tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 25 persen selama 5 bulan.

Untuk sisanya, akan diusahakan oleh Pemerintah Daerah agar pada akhir tahun ini defisit puluhan miliar itu tertutup.

Saat ditemui Jumat 27 Agustus 2021, Bupati Mukti Agung Wibowo, membenarkan, APBD Kabupaten Pemalang tahun ini memang mengalami defisit.

Pemerintah Kabupaten Pemalang saat ini memang tengah mencari solusi untuk menutup defisit tersebut.

“Pemangkasan ada, tapi untuk pemotongan tunjangan kinerja itu tidak ada,” jelas Mukti Agung.

Mengenai skema pemangkasan tukin itu, kata Agung, memang sebelumnya direncanakan, namun kemudian tidak dilaksanakan.

“Kami sedang berkomunikasi ke Bank Jateng untuk mengajukan pinjaman daerah,” ungkap Mukti Agung.

Ke depan, tutur Agung, Pemkab bakal minta rekomendasi ke Kemendagri dan meminta persetujuan dari DPRD Pemalang.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi
Editor: Amin Nurrokhman

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini