1,5 Juta Lansia degan Komorbid Jadi Target Vaksinasi Dinkes Jateng

FOTO/PUSKAPIK/ISTIMEWA
Iklan

PUSKAPIK.COM, Brebes – Sebanyak 1.592.000 orang lansia di Jawa Tengah menjadi target vaksinasi. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo saat lounching vaksinasi COVID-19 berbasis Prolanis di Islamic Center Brebes, Jumat 27 Agustus 2021 menyebut, jumlah warga di Jateng yang menjadi sasaran vaksin sebanyak 28,7 juta jiwa.

Di antara jumlah tersebut, ada 3,6 juta kelompok lansia, termasuk didalamnya kelompok rentan dengan komorbid sebanyak 1.592.000 orang.

Kelompok lansia berisiko dengan penyakit kronis (komorbid) ini sedang digenjot untuk segera divaksin untuk mengurangi resiko kematian akibat COVID-19.

“Saya bicara Jawa Tengah dulu ya, sasaran Jateng itu 28,7 juta yang harus divaksin.
Sampai saat ini baru 23 persen atau 6,5 juta orang. Di dalam itu ada kelompok lansia sebanyak 3,6 juta. Dari 3,6 juta itu ada 1.592.000 orang kelompok rentan, yaitu lansia dan penderita komorbiditas. Mereka harus dipercepat (untuk divaksin), kalau bisa 100 persen segera,” ungkap Yulianto Prabowo.

Yulianto menjelaskan, percepatan vaksinasi para lansia kelompok rentan ini untuk menurunkan angka kematian akibat COVID-19. Kepala Dinkes Jateng meneruskan, kematian akibat covid ini mayoritas adalah kalangan lansia, pra lansia dan penderita komorbid.

“Ini dalam rangka menurunkan angka kematian akibat covid. Kita tahu kematian akibat covid ini mayoritas adalah lansia, pra lansia dan penderita komorbid,” jelas Kepala Dinkes Jateng ini.

Untuk meningkatkan capaian vaksin kelompok rentan ini, pemerintah akan mendekatkan pelayanan terhadap mereka. Yaitu melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Faskes tingkat pertama kata Yulianto berarti dekat dengan masyarakat. Entah itu klinik, dokter praktek perorangan, maupun puskesmas yang tersebar di seluruh desa atau kecamatan se Jawa Tengah. Dengan terobosan ini, akses dengan lansia dan penderita komorbid akan sangat dekat.

“Jumlahnya cukup banyak, tapi akses ke tempat tempat vaksinasi kurang. Namanya lansia, banyak yang jompo, susah untuk berjalan. Lalu penderita komorbid aksesnya juga rendah, maka kita akan mendekatkan pelayanan ini kepada masyarakat ke bawah agar mereka bisa divaksin,” sambungnya.

Di Jawa Tengah, jumlah lansia kelompok rentan di Jawa Tengah yang belum divaksin lumayan tinggi. Dari 1.592.000 yang belum disuntik sebanyak 1,2 juta.

“Kelompok rentan yang belum cukup banyak karena memang akses ke fasilitas kesehatan kurang. Jumlah yang belum divaksin 1.2 juta,” pungkasnya.

Kontributor: Fahri Latief
Editor: Amin Nurrokhman

 

 

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini