Kamis, 1 Jan 2026
light_mode

Bukan Hanya Pandemi, Ini Faktor Lesunya Penjualan Mangga Istana Pemalang

  • calendar_month Sen, 5 Jul 2021

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Penjualan mangga istana khas Pemalang belakangan tengah lesu. Pedagang menyebut, lesunya pasar penjualan ini disebabkan beberapa faktor.

Mangga istana sendiri merupakan mangga jenis varietas harum manis, yang dibudidayakan warga Desa Penggarit, Taman, Pemalang. Branding ‘Istana’ itu muncul setelah mangga tersebut tersohor, menjadi sajian di Istana Kepresidenan RI.

Namun, belakangan pedagang mengungkapkan saat ini penjualan mangga yang terkenal lezat dan manis itu tengah lesu. Salah satunya, Nur Ali, pedagang mangga istana di RT 06 RW 05, Dusun Karang Suci, Desa Penggarit.

“Belakangan ini penjualan menurun sekitar 50 persen. Faktornya, karena ini sedang pandemi Covid-19 otomatis berpengaruh,” ungkap Nur Ali, Senin 5 Juli 2021.

Kemudian faktor yang kedua, kata Ali, menurunnya kualitas mangga istana di pasaran karena proses pemetikan yang salah.

“Mangga istana itu harusnya dipetik dengan kematangan 90 atau 95 persen. Tapi kalau sekarang di pasaran banyak mangga yang 80 atau 85 persen,” jelas Ali.

Selain itu, harusnya proses sortir dilakukan dengan ketat agar kualitasnya terjaga. Walhasil, kualitas mangga istana dipercaya konsumen.

“Kalau belum tua (matang) dipetik dipasarkan, rasa atau kualirasnya berkurang, jadi harganya jauh.” kata Nur Ali.

Selain itu, mangga istana yang dulunya terkenal dengan teknik budidaya “off-season” kini sudah mulai ditiru daerah lain.

“Mangga musim alami panen di bulan Oktober. Kalau di Pemalang Mei, Juni, Juli sudah panen. Daerah lain sudah bisa meniru budidaya di luar musim ini,” jelas Nur Ali.

Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4.098 Pedagang di Brebes Terapkan E-Retribusi, Ini Tujuannya

    4.098 Pedagang di Brebes Terapkan E-Retribusi, Ini Tujuannya

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2024
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Brebes – Sebanyak 4.098 pedagang yang tersebar di 11 pasar tradisional, di Kabupaten Brebes, kini menerapkan E-retribusi. Itu diterapkap Pemkab Brebes dalam upaya menekan kebocoroan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sistem E-retribusi ini, diluncurkan Pj Bupati Brebes, Iwanuddin Iskandar, Kamis (12/9), di Pasar Belakang Kodim Brebes. Peluncuran sistem E-retribusi oleh Pj Bupati Brebes, dilaksanakan juga […]

    Bagikan Ke Teman
  • PDAM Pemalang Potong 3 Sapi 16 Kambing

    PDAM Pemalang Potong 3 Sapi 16 Kambing

    • calendar_month Rab, 22 Agu 2018
    • 0Komentar

    PEMALANG (PuskAPIK) – Rayakan hari Idul Adha tahun 2018, PDAM Tirta Mulia kabupaten Pemalang kembali berkurban dengan menyembelih 3 ekor Sapi dan 16 ekor kambing. Penyembelihan hewan kurban tersebut dilaksanakan di kantor PDAM pemalang usai sholat id, Rabu (22/08). Moch Arief Setyawan, SH.MM, direktur umum PDAM Tirta Mulia Pemalang menuturkan bahwa penyembelihan hewan kurban di […]

    Bagikan Ke Teman
  • Dinilai Tidak Penting, RDP DPRD Kota Tegal Didemo Mahasiswa

    Dinilai Tidak Penting, RDP DPRD Kota Tegal Didemo Mahasiswa

    • calendar_month Rab, 3 Mar 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Tegal – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tegal (DPRD) dengan agenda meminta penjelasan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kepada Masyarakat Kota Tegal Rabu siang, 3 Maret 2021, diwarnai aksi unjuk rasa sejumlah mahasiswa. Belasan mahasiswa dari HMI dan GMNI […]

    Bagikan Ke Teman
  • Tak Lagi Tergenang Rob, Lapangan Pallapa Kota Pekalongan Dijadikan Ruang Publik

    Tak Lagi Tergenang Rob, Lapangan Pallapa Kota Pekalongan Dijadikan Ruang Publik

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz meninjau Lapangan Palapa Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Selasa, 8 September 2020. Pasalnya, kawasan tersebut akan dijadikan ruang publik bagi warga sekitar. Saelany mengatakan, tanggul penangkal rob yang dibangun di sepanjang pesisir utara, membuat kawasan Kelurahan Kandang Panjang relatif kering dari bisanya. Termasuk lapangan Pallapa […]

    Bagikan Ke Teman
  • Tambang Ditutup Tuan Tanah, Puluhan Penambang Mengadu ke Polres Tegal

    Tambang Ditutup Tuan Tanah, Puluhan Penambang Mengadu ke Polres Tegal

    • calendar_month Sen, 16 Agu 2021
    • 1185Komentar

    PUSKAPIK.COM, Slawi – Puluhan penambang tradisional mendatangi Satreskrim Polres Tegal, Senin siang,16 Agustus 2021. Mereka mengadu ke Polisi karena kini kehilangan mata pencahariannya, lantaran lahan yang biasa menjadi tempat menambang batu dan pasir di sekitaran Sungai kaligung, Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, telah diaku milik orang lain dan ditutup pagar serta ditanggul. “Jadi tanah […]

    Bagikan Ke Teman
  • Diklat Manajemen Air Minum Berbasis Kompetisi se-Jateng, PDAM Pemalang Ranking 4

    Diklat Manajemen Air Minum Berbasis Kompetisi se-Jateng, PDAM Pemalang Ranking 4

    • calendar_month Kam, 21 Sep 2023
    • 1Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang menduduki ranking 4 dalam Pembekalan Pendidikan dan Manajemen Air Minum Tingkat Madya Berbasis Kompetisi (angkatan III). Kegiatan tersebut digelar Pengurus Daerah (PD) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) Jawa Tengah di Hotel Grand Arkenzo, Semarang, selama enam hari lamanya, tanggal 18 – 23 September […]

    Bagikan Ke Teman
expand_less