100 Hari Kerja Didemo, Bupati Pemalang: Kritik Membangun Kami Harapkan

Bupati-Wakil Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo-Mansur Hidayat, ditemui puskapik.com, Rabu 9 Juni 2021.FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI
Iklan

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Aksi unjuk rasa tagih janji 100 hari kerja oleh Laskar Patih Sampun, Bupati Pemalang anggap sebagai bahan evaluasi.

Laskar Patih Sampun menagih janji 100 hari kerja Bupati-Wakil Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo-Mansur Hidayat, mengenai perbaikan infrastruktur jalan.

Aksi yang berlangsung di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin 7 Juni 2021 kemarin, juga menyoroti persoalan lain, seperti penanganan pandemi Covid-19.

Tak cuma itu, dalam orasinya, mereka juga menyampaikan keprihatinan adanya salah satu Kepala Dinas di Pemkab Pemalang yang ditangkap Polisi.

“Memang belum semua sesuai target, itu hal yang lumrah, kita pahami bersama.” ungkap Agung, ditemui Puskapik.com, Rabu 9 Juni 2021.

Menurut Mukti Agung, 100 hari kerja ini hanyalah batasan evaluasi atas pencapaian yang sudah dilakukan.

“Memang banyak kegiatan-kegiatan yang belum terlaksana karena situasi dan kondisi, termasuk pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Agung berharap hal ini bisa menjadi bahan evaluasi, agar kedepannya ada peningkatan pencapaian dalam pemerintahannya.

“Aspirasi mereka kita terima dengan baik, artinya ya itu merupakan evaluasi bagi kita juga.Kita sangat terbuka, kritik membangun sangat kami harapkan.” tandas Mukti Agung.

Diberitakan sebelumnya, Senin 7 Juni 2021, puluhan aktivis yang tergabung dalam Laskar Patih Sampun berunjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Pemalang.

Puluhan massa itu datang membawa agenda menagih janji 100 hari pemerintahan Agung-Mansur dengan berorasi di depan gedung pusat pemerintahan tersebut.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi
Editor: Amin Nurrokhman

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan