Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode

Kesbangpolinmas Gelar Penguatan Ideologi Negara dan  Wawasan Kebangsaan

  • calendar_month Sel, 14 Nov 2017

COMAL (PuskAPIK) – Dalam rangka mempertahankan keutuhan NKRI, memperkokoh semangat persatuan dalam berbangsa dan bernegara, Kantor Kesbangpolinmas kabupaten Pemalang mengadakan kegiatan Penguatan ideologi Negara dan  Wawasan Kebangsaan di Pendopo Kecamatanb Comal Kabupaten Pemalang, Selasa (13/11).

Hadir dalam acara tersebut Kesbangpol Provinsi Jateng Purwanto S.Sos, Kasdim 0711/Pemalang Mayor Inf Ahmad, kepala kantor kesbangpolinmas Kabupaten Pemalang Purjanto SH, sekretaris DHC BPK 45 Luruh Sayono, Camat Comak Slamet Suwito SIP, perwakilan LSM wilayah Kecamatan Comal, perwakilan guru SMAN 1 Comal, para Siswa /i SMAN I Comal sertaTP PKK Kecamatan Comal.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 wib tersebut mengangkat tema “Empat pilar bangsa sebagai jati diri manusia Indonesia”, dengan pembicara (nara sumber) adalah Mayor Inf Ahmad (Kasdim 0711/Pemalang).

Kepala Kantor Kesbangpolinmas Pemalang Purjanto, SH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan Ketahanan Nasional yang merupakan kondisi dinamis mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi tantangan dan ancaman serta gangguan baik dari luar maupun dari dalam. Ancaman, tantangan dan gangguan yang dihadapi, jangan sampai melunturkan Nasionalisme dan menghilangkan karakter atau jati diri suatu bangsa, sebab keberhasilan suatu bangsa dalam mencapai tujuannya tidak hanya ditentukan oleh kualitas sumberdaya alamnya tetapi juga sumber daya manusianya.

Sementara itu, Kasdim 0711/Pemakang Mayor Inf Ahmad, dalam penyampaian materi Penguatan ideologi Negara dan  Wawasan Kebangsaan, mengingatkan kepada generasi muda agar bisa mengerti akan sejarah bangsa indonesia yang kita cintai dan banggakan. Sebagai generasi penerus harus hati hati dalam mengikuti kegiatan-kegiatan karena saat ini banyak yang ujung ujungnya tidak jelas,.karena sejarah yang diputar balikkan fakta sejarah, meningkatnya perilaku kekerasan dan merusak kalangan remaja, dan banyak ditemukan perilaku penyalahgunaan sex, merokok, narkoba dan obat obatan terlarang dikalangan pelajar dan remaja.

Untuk Mayor Inf Ahmad berpesan kepada generasi mudah harus patuh dan taat sama aturan aturan yang berlaku dan melaksanakan kegiatan agama sebagai pedoman sebagai dasar kehidupan bermasyarakat, melaksanakan sesuai dengan ajaran agama masing masing dan  selalu waspada terhadap segala bentuk gangguan Kamtibmas terhadap keutuhan NKRI.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Pancasila sebagai idiologi mengandung nilai-nilai yang dicita-citakan bersama Bangsa Indonesia untuk diwujudkan Sebuah harapan bagu generasi penerus, sebagaimana saat ini berjuang berjiwa pahlawan dalam mengisi kemerdekaan. Para Pahlawan Pejuang Kemerdekaan telah menghantarkan masyarajat Indonesia menuju jembatan emas ke gerbang Kemerdekaan. Sebuah harapan yang pernah dilakukan para pejuang yakni, rela berkorban, tanpa pamrih, punya integritas yang tinggi, kesetiannya terhadap Bangsa dan Negara berdasarkan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Agar cita-cita masyarakat adil dan makmur, bangsa yang mandiri dan bermartabat segera terwujud. (hp)

Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD PPNI Kabupaten Pemalang Lantik 10 DPK

    • calendar_month Ming, 7 Agu 2022
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pemalang melantik pengurus komisariat baru, Sabtu 6 Agustus 2022, di Aula Kantor Sekretariat PPNI Pemalang. Ada 10 DPK (Dewan Pengurus Komisariat) dilantik langsung oleh Ketua PPNI Kabupaten Pemalang, Tarno. Salah satu kepengurusan yang dilantik adalah pengurus perawat honorer Indonesia. Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, hadir […]

    Bagikan Ke Teman
  • BREAKING NEWS, Perempuan Ditemukan Bersimbah Darah di Depan Rumah Kos Jalan Brantas Tegal

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Tegal – Warga Jalan Brantas I, RW 8, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, digemparkan dengan penemuan seorang perempuan tergeletak bersimbah darah di depan sebuah rumah kos, Rabu petang (27/8/2025). Peristiwa mengenaskan itu dengan cepat menyebar di berbagai grup WhatsApp dan media sosial sehingga menghebohkan masyarakat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui berinisial […]

    Bagikan Ke Teman
  • Puluhan Jabatan Kepala Sekolah SD-SMP di Pemalang Kosong

    • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Kekosongan jabatan kepala sekolah terjadi pada puluhan SD dan SMP di Kabupaten Pemalang. Muncul regulasi baru, memungkinkan kekosongan kepala sekolah ini baru terisi akhir tahun 2022 mendatang. Kepala Dindikbud Pemalang, Mualip, mengungkapkan, saat ini di Pemalang ada puluhan kursi jabatan kepala sekolah yang kosong, baik SD maupun SMP dan ditambah pengawas SMP. […]

    Bagikan Ke Teman
  • Bejat! 3 Pemuda di Tegal Gilir Gadis Belia

    • calendar_month Rab, 11 Nov 2020
    • 1Komentar

    PUSKAPIK.COM, Slawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tegal meringkus tiga pemuda yang melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Akibat perbuatan ketiga tersangka, korban DN (16) kini hamil. Dalam rilis ungkap kasus, Rabu siang, 11 November 2020, Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang, mengatakan ketiga pelaku yakni AS (20), JS (19) dan IB (17) […]

    Bagikan Ke Teman
  • Capaian Vaksinasi di Kabupaten Tegal Baru 42 Persen

    • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Slawi – Capaian vaksinasi di Kabupaten Tegal hingga Kamis, 4 November 2021, baru mencapai 42% dari total jumlah penduduk sebanyak 1,2 juta jiwa. Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan, pihaknya terus mengebut capaian vaksinasi agar tercapai 70% dari jumlah penduduk sasaran. Menurut Umi, untuk bisa masuk level 2 PPKM, vaksinasi di Kabupaten Tegal harus tercapai […]

    Bagikan Ke Teman
  • Tak Ada Gugatan Pilwalkot Pekalongan 2024 ke MK

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekalongan memastikan tidak ada pengajuan gugatan perselisihan hasil Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Pekalongan Tahun 2024 yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ketua KPU Kota Pekalongan, Fajar Randi Yogananda mengungkapkan bahwa, berdasarkan ketentuan yang berlaku, peserta pemilu memiliki waktu tiga hari untuk mengajukan gugatan setelah penetapan hasil suara […]

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less