PEMALANG (PuskAPIK) – Dalam rangka mewujudkan sinergi informasi pelayanan dan pembangunan ketenagalistrikan yang berintegritas, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tegal menyelenggarakan Multi Stakeholder Forum.

bertempat di Pendopo Kabupaten Pemalang, Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan seluruh lapisan Stakeholder PLN, mulai dari Forkopimda, Dinas terkait, Mitra Kerja, Pelanggan, hingga Media, Rabu (16/10).

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi forum untuk saling bertukar informasi, pengetahuan serta inisiatif dari berbagai pihak terkait ketenagalistrikan dan komponen pendukungnya di Provinsi Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Pemalang

Manager PLN UP3 Tegal Moses Allo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PLN Tegal siap memberikan pelayanan terbaik dan suplay penyaluran energi listrik dengan GCG guna mendukung investasi masuk ke wilayah Kabupaten Pemalang.

Sementara itu Bupati Pemalang Junaedi yang diwakili oleh Staff Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan , Ni Wayan Asrini menyambut baik upaya PLN mengadakan Multi Stakeholder Forum di Kabupaten Pemalang ini, karena berdasarkan Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Pemalang tahun 2018 – 2038 kawasan industri akan di tambah 3400 Hektar baik di jalur pantura maupun yang kearah selatan di fokuskan pada daerah Petarukan, Ampel gading, Comal Ulujami, serta Paduraksa keselatan. bupati juga mengungkapkan bahwa hal tersebut juga akan membutuhkan suplay energi listrik yang sangat besar pula.

Masih dalam kegiatan yang sama, dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan deklarasi Integritas oleh PLN dan Stakeholders, dan Pemaparan kondisi kelistrikan dan pelayanan PLN, serta paparan dari anak perusahaan PLN PT ICON +.

ICON+

ICON memperkenalkan program Internet Rakyat WarungIdes/SID, dengan akses langsung ke desa. Tujuannya untuk komunikasi atau potensi di desa bisa langsung dimunculkan secara digital.

Paparan yang disampaikan oleh PLN dan ICON+ merupakan contoh kecil sinergi untuk bisa ditangkap peluang lebih besar. Karena energi dan komunikasi adalah hardware dan software pembangunan. Terlebih mengingat saat ini pertumbuhan industri sedang berkembang di Jawa Tengah khususnya di wilayah pantura Jawa dan sekitarnya.

Dengan adanya Sinergi antara PLN, pemerintah sebagai regulator dan para investor/pengusaha diharapkan bisa menjadi penggerak roda perekonomian yang yang memunculkan multiplier effect.(red)

Tinggalkan Komentar