DIPAMERKAN - Produk olahan susu kambing etawa sedang dipamerkan oleh Mahasiswa Undip di Expo
DIPAMERKAN - Produk olahan susu kambing etawa sedang dipamerkan oleh Mahasiswa Undip di Expo

 

PEMALANG (PuskAPIK) – Produk olahan susu kambing etawa merupakan salah satu program pengembangan potensi desa. Seperti yang saat ini sedang dikembangkan oleh Desa Tambakrejo, Kecamatan dan Kabupaten Pemalang. Melalui program Mahasiswa KKN Tim II Undip Semarang produk olahan yang satu ini sudah mulai dipasarkan .

Susu merupakan produk olahan yang kaya akan manfaat bagi kesehatan. Produk susu kebanyakan berasal dari hewan sapi perah. Susu sapi disebut juga darah putih bagi tubuh karena memiliki banyak vitamin dan berbagai macam asam amino.

Tidak kalah pentingnya, susu dari kambing etawa juga memiliki segudang manfaat. Bahkan susu kambing etawa memiliki kadar nutrisi dan komposisi gizinya hampir setara dengan ASI.

Menurut penelitian dari Journal of American Medicine, susu kambing etawa memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang paling lengkap. Bahkan susu kambing etawa hampir dapat disetarakan dengan Air Susu Ibu (ASI).

Hal itu disebabkan dalam susu kambing ini terdapat vitamin, mineral, elektrolit, unsur kimiawi, protein dan asam lemak yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kambing etawa merupakan kambing hasil perkawinan silang antara kambing Jamnapari dari India dengan kambing lokal Indonesia. Satu ekor kambing etawa yang berkualitas bisa mencapai harga ratusan juta rupiah.

Susu kambing etawa juga diklaim dapat melancarkan produksi ASI. Manfaat lain dari susu kambing etawa juga dapat digunakan untuk kecantikan dan perawatan kulit.

Beragam manfaat susu kambing etawa tersebut membuat Mahasiswa KKN Tim II Undip Semarang yang berada di Desa Tambakrejo, Kabupaten Pemalang mencanangkan program pengolahan susu kambing etawa dari BUmDes (Badan Usaha milik Desa).

Program ini diharapkan dapat dikembangkan oleh masyarakat setempat hingga dapat memperoleh manfaat baik di bidang kesehatan maupun ekonomi. Sasaran dari program ini adalah kader ibu-ibu PKK di Desa Tambakrejo.

Saat ini, BumDes Desa Tambakrejo memiliki kurang lebih 20 kambing etawa yang masih aktif diternakan. Selama ini, susu yang dihasilkan kambing BUmDes tersebut belum diolah secara lebih lanjut sehingga masih berbentuk susu segar.

Belum banyak warga yang mengerti cara pengolahan susu kambing etawa. Kebanyakan olahan susu kambing etawa hanya di minum secara langsung maupun dibekukan di dalam freezer. Selanjutnya susu tersebut dijual di BUmDes di Desa Tambakrejo.

Selain pemanfaatan susu kambing etawa yang belum optimal, konsumsi dari susu tersebut juga masih sedikit. Belum banyak warga yang mengkonsumsi susu kambing etawa padahal susu tersebut memiliki manfaat yang sangat banyak.

Dari survey yang telah dilakukan, banyak anak yang mengalami stunting di Desa Tambakrejo. Penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak berusia 2 tahun.

“Maka dari itu, TIM II KKN Undip di Desa Tambakrejo memberikan program pengolahan susu kambing etawa untuk menambah nilai guna produk susu kambing etawa dan mengurangi masalah stunting,”kata Koordinator Tim Mahasiswa KKN Undip Alfin Ihza Trimahendra, kemarin.

Menurutnya Tim KKN dengan memberikan edukasi cara mengolah susu mulai dari pasteurisasi hingga pengemasan produk susu. Produk susu kambing etawa tersebut diberi nama “Susu Ketawa” sebagai singkatan dari susu kambing etawa. Dari segi pemasaran susu kambing etawa akan di pasarkan di BUmDes dan juga lewat online.

Susu kambing etawa dikemas dalam bentuk botol minum 500 gram dan juga dalam bentuk cup. Selain itu susu tersebut diberi berbagai varian rasa yaitu vanilla, coklat, dan pandan.

Susu yang telah dibuat oleh Tim II KKN Undip di Desa Tambakrejo juga sudah berhasil dipamerkan pada Expo KKN Undip Kabupaten Pemalang yang dilaksanakan di Taman Benowo, Desa Penggarit, Kecamatan Taman pada tanggal 14 Agustus 2019.“Susu kambing adalah susu yang sangat berkhasiat bagi kesehatan.

“Jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kambing memiliki jumlah kolesterol yang lebih sedikit, proteinnya sangat lembut. Sehingga tidak menimbulkan diare, lemak yang terkandung dalam susu lebih mudah dicerna, dan lain-lain,”paparnya. (red)

Tinggalkan Komentar