PEMALANG (PuskAPIK) РSosialisasi penyuluhanTrantibum dan penegakan perda dalam rangka menyambut bulan bulan suci Ramadhan 1440H tahun 2019 (baca : Jelang Ramadhan, Pemkab Pemalang Sosialisasikan Trantibum Dan Penegakan Perda) menghasilkan beberapa kesepakatan antara pengusaha hotel, karaoke, panti pijat, restoran, warung makan, bilyard dan ketangkasan.

Hal tersebut ditanda tangani oleh pemkab Pemalang dan perwakilan pelaku usaha di Sasana Bhakti Praja, usai acara sosialisasi penyuluhan trantibum dan penegakan perda, Kamis (02/05).

Adapun kesepakatan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Semua pengusaha hotel, panti pijat, restoran, warung makan, pedagang kaki lima, bilyard untuk menjaga kondusifitas masyarakat dan kekhusyuan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa pada bulan suci ramadhan 1440 H/2019 M.

2. Pengusaha hotel untuk tidak menerima pasangan laki-laki dan perempuan yang tidak berstatus suami-istri serta tidak menyediakan minuman beralkohol.

3. Pengusaha bilyard dan ketangkasan mulai operasional pukul 13.00 wib s/d 17.00 wib.

4. restoran dan warung makan, pedagang makanan untuk memasang korden atau penutup jika buka siang hari pada bulan sucibramadhan 1440 H/2019 M.

5. Pengusaha Karaoke dan panti pijat tidak boleh beraktifitas selama bulan suci ramadhan 1440 H dan tiga hari setelah hari raya Idul Fitri 1440 H/2019 M.

6. Pedagang kaki lima buka mulai pukul 16.00 wib (ba’da Ashar) selama bulan suci ramadhan 1440 H/2019 M.

7.Apabila dikemudian hari oleh pihak pengusaha hotel, karaoke, panti pijat, retoran, warung makan, bilyard dan ketangkasan tidak memenuhi kesepakatan ini maka bersedia ditutup.

8. Kesepakatan mulai berlaku sejak sejak jatuhnnya bulan suci ramadhan 1440H/2019M sampai dengan 3 hari setelah hari raya Idul fitri 1440H/2019M.

9. Khususnya pengusaha restoran, warung makan serta pedagang kaki lima dibolehkan berdagang setelah berakhirnya bulan suci ramadhan 1440 H/2019M sebagaima biasanya. (hape)

 

 

Tinggalkan Komentar