BELIK (PuskAPIK) – Banjir bandang yang datang tiba-tiba menyebabkan 8 (delapan) warga desa Beluk kecamatan Belik kabupaten Pemalang terseret derasnya air dan hanyut.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 wib (Rabu, 24/04) di kali Rejasa desa Beluk menyeret ke-8 warga tersebut yang hingga berita diturunkan masih dalam pencarian oleh pihak muspika Belik, masyarakat setempat dan ormas kemasyarakatan.

Informasi yang dihimpun dari beberapa sumber menyebutkan, ke-7 korban yang masih anak-anak tersebut diduga sedang bermain dan mandi di sungai. Saat banjir bandang datang ke-7 korban tidak sempat menyelamatkan diri. Tarno (55) yg saat kejadian bermaksud untuk mandi, bagitu melihat anaknya beserta anak lainnya terseret arus, kontan langsung berupaya menolong. Naas Tarno justru ikut terseret arus yang sangat deras dan ditemukan meninggal.

Upaya pencarian yang terus dilakukan terhambat oleh cuaca gelap dan arus banjir yang semakin deras.

Berikut nama korban banjir bandang:

1. Tendi bin Teguh (11), status belum ditemukan.
2. Fatir bin Arla (12) status belum ditemukan
3. Rahma bin Wawa, (11) status belum ditemukan
4. Iis bin Tarno, (11) status ditemukan meninggal dunia pada.pukul 16.30 wib dan sudah diserahkan pihak keluarga.
5. Diki (11) status belum ditemukan
6. Tarno (55) status ditemukan pukul 17.15 wib dalam kondisi meninggal dunia dan telah diserahkan pada pihak keluarga.

Adapun Korban selamat :

1. Indra (10)

2. Fajar (7)

(redaksi)

Tinggalkan Komentar