PEMALANG (PuskAPIK) – Pembangunan rumah berbsubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di desa Gambuhan kecamatan Pulosari kabupaten Pemalang, mulai dilaksanakan. Hal tersebut ditandai dengan diletakkannya batu pertama oleh bupatiPemalang H. Junaedi, Minggu, (03/03).

 

Direktur Utama PT Nusatria Amanah Jaya, Yogo Dwi Jaya, selaku pengembang menyempaikan, jumlah rumah subsidi yang akan dibangun di lokasi tersebut sebanyak 275 unit, kemudian 36 unit villa, dan 24 unit Ruko, serta satu masjid. Sedangkan untuk keperluan pembangunan rumah tersebut, pihaknya menyediakan lahan seluas 3, 8 hektar. Ditambahkan, pembangunan tahap pertama akan membangun sebanyak100 unit, yang dimulai besok Senin, (04/03) usai peletakan batu pertama, dan diperkirakan akan selesai pada bulan mei 2019. Tidak hanya itu, disamping rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah sebagai program pemerintah, pihaknya juga akan membangun masjid, yang nantinya dapat dijadikan ikon bagi masyarakat Pemalang bagian selatan.

Lebih lanjut dituturkan, bahwa untuk fasilitas umum lainnya, pihak pengembang juga akan membangun Paud, balai warga, dan taman makam.

Sebelum proses pembangunan perumahan tersebut dilaksanakan, Yugo juga menjelaskan, sudah mempersiapkan pengadaan air, yang bersumber dari balaikambang dan moga. Selain itu, pihaknya juga memberikan ruang bagi ekonomi kreatif. Untuk memberdayakan masyarakat lokal, pihaknya banyak mengunakan kearifan lokal termasuk tenaga kerjanya.

“Sampai saat ini, Alhamdulillah sudah terpesan 143 unit, dari 275 unit”, imbuh Yoga.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pemalang H. Junaedi, menyampaikan subsidi yang diberikan oleh pemerintah bukanlah subsidi kepada pengembang, namun subsidi ini diberikan kepada konsumen yang belum memiliki rumah.

“Jadi perlu dipahami ini, bahwa pemerintah memberi bantuan, subsidi ini, kepada masyarakat yang belum punya rumah lewat developer atas pengguna anggaran dari Kementerian dan lembaga terkait,” kata Junaedi.

Kasudit fasilitasi penyediaan lahan perumahan Kementarian PU PR Arabai, mendorong pengembang agar membangun rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), karena program sejuta rumah yang digulirkan pemerintah harus melibatkan pihak swasta.

“Penyediaan rumah MBR harus bersinergi antara pemerintah pusat, daerah kab/kota dan lembaga pendanaan/terkait,” pungkas Arbai. (hape)

 

Tinggalkan Komentar