COMAL (PuskAPIK) – Menumpuknya sampah dan bau sangat menyengat yang dirasakan warga sekitar, puluhan warga dukuh Setikung desa Sikayu kecamatan Comal Pemalang mendatangi balai desa setempat untuk beraudiensi dengan pemerintah, Senin (11/02).

Kedatangan mereka yang mengatasnamakan warga Setikung ingin menyampaikan dampak pembuangan sampah yang berada di Desa Sikayu tepatnya di belakang komplek grosir Comal yang mengganggu keindahan, kesehatan dan menimbulkan bau yang menyengat serta menyumbat selokan yang bisa mengakibatkan genangan air pada saat hujan turun.

Ditemui oleh kepala desa Sikayu, M. Nasir didampingi perangkat desa, audiensi tersebut juga dihadiri oleh kepala desa Purwosari Muhanto serta muspika Comal. Perwakilan warga yang dikoordinatori oleh Kristianto, Abburohman dan Kardono menanyakan kepada pemerintah bagaimana penanganan sampah apabila ada yang buang sampah sembarangan, juga belum adanya tindakan tegas terhadap pembuangan sampah. Disampaikam juga permintaan oleh warga sampah yang sudah berserakan harus segera dibersihkan sampai tuntas, setelah pembersihan agar dibuat pembatas dari bambu,untuk pembatas jalan dan sampah tidak masuk ke badan jalan.

Warga juga meminta agar sampah segera mungkin dibersihkan karena mengganggu keindahan dan kebersihan lingkungan (pengguna jalan). Untuk pembersihan sampah tersebut, warga mengharap agar segera dilakukan pembersihan, tidak usah menunggu waktu lama.

Sementara itu, dalam menanggapi keluhan dan permintaan warga, kepala desa Sikayu M. Nasir menyampaikan bahwa pemdes akan menindaklanjuti tentang kebersihan lingkungan yang dampaknya dari Pembuangan sampah. Selanjutnya dari pemerintah desa juga akan menindak lanjuti bersama-sama dengan unsur terkait dan mengharapkan permasalahan tersebut akan dapat di selesaikan secepatnya.

Dalam kesempatan yang sama, Danramil 04/Comal Lettu Cba Supardi SH, juga menyampaikan kepada perwakilan warga yang hadir bahwa masalah tersebut sudah dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk segera di laksanakan penyelesaian kondisi sampah yang semakin memprihatinkan. Disampaikan juga dalam waktu dekat untuk penanganan pertama akan dilaksanakan pemberisihan sampah dan nantinya agar dibuatkan pembuangan sampah yang permanen.

Dari hasil audiensi perwakilam warga bersama muspika diperoleh penjelasan, diantaranya adalah bahwa keterkaitan masalah pembuangan sampah, di dukuh Setikung pada tahun yang lalu sudah pernah dibersihkan bersama. Perihal adanya sangsi terhadap pelaku pembyang sampah, pihak muspika Comal akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup. Untuk sementara teguran persuasif akan dilaksanakan terhadap pembuang sanpah. permasalahan sampah yang terjadi di wilaydan Comal ajan dibahas je tempat yang lebih tinggi yaitu DLH yang akan diteruskan ke bupati Pemalang.

Unsur Muspika Comal meminta kepada warga sekitar agar melarang dan memperingatkan apabila terdapat orang yang akan membuang sampah secara sembarangan di tempat tersebut. (hape)

Tinggalkan Komentar