PEMALANG (PuskAPIK) – Kabupaten Purworejo dan Purbalingga  Provinsi Jawa tengah ikut meramaikan  Kirab Budaya dan Widuri Batik Carnival 2019 yang resmi dibuka oleh bupati Pemalang H. Junaedi, Jumat (25/01) malam. Mengambil tempat di alun-alun Pemalang, bupati membuka acara ditandai dengan penekanan tombol sirine.

Kirab budaya dan widuri batik carnival dalam rangkaian kegiatan hari jadi kabupaten Pemakang ke-444 tahun 2019 diukuti berbagai kelompok seni dan budaya di wilayah Kabupaten Pemalang dan sejumlah daerah lain di luar Kabupaten Pemalang.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Mohamad Arifin menyampaikan bahwa kirab Budaya dan Widuri Batik Carnival Tahun 2019 diikuti oleh 28 peserta terdiri dari unsur pelaku seni-budaya, pelajar, dan partisipan. Ada juga peserta kirab dari luar daerah yaitu kebupaten Purworejo dan Purbalingga.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana untuk memajukan kebudayaan di Kabupaten Pemalang dalam upaya melindungi, memanfaatkan dan mengembangkan kebudayaan Indonesia,” jelas Arifin.

Acara yang disaksikan oleh ribuan bahkan mencapai sepuluh ribu warga masyarakat yang memadati alun-alun, selain dihadiri bupat juga dihadiri anggota Forkorpimda Kabupaten Pemalang, Sekda Pemalang, Budhi Rahardjo, dan segenap pimpinan OPD di jajaran di Pemerintah Kabupaten Pemalang, para tokoh seni budaya yang ada di Kabupaten Pemalang lainnya. (hape)

irab Budaya dan Widuri Batik Carnival 2019 resmi dibuka oleh bupati Pemalang H. Junaedi, Jumat (25/01) malam. Mengambil tempat di alun-alun Pemalang, bupati membuka acara ditandai dengan penekanan tombol sirine.

Kirab budaya dan widuri batik carnival dalam rangkaian kegiatan hari jadi kabupaten Pemakang ke-444 tahun 2019 diukuti berbagai kelompok seni dan budaya di wilayah Kabupaten Pemalang dan sejumlah daerah lain di luar Kabupaten Pemalang.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Mohamad Arifin menyampaikan bahwa kirab Budaya dan Widuri Batik Carnival Tahun 2019 diikuti oleh 28 peserta terdiri dari unsur pelaku seni-budaya, pelajar, dan partisipan. Ada juga peserta kirab dari luar daerah yaitu kebupaten Purworejo dan Purbalingga.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana untuk memajukan kebudayaan di Kabupaten Pemalang dalam upaya melindungi, memanfaatkan dan mengembangkan kebudayaan Indonesia,” jelas Arifin.

Acara yang disaksikan oleh ribuan bahkan mencapai sepuluh ribu warga masyarakat yang memadati alun-alun, selain dihadiri bupat juga dihadiri anggota Forkorpimda Kabupaten Pemalang, Sekda Pemalang, Budhi Rahardjo, dan segenap pimpinan OPD di jajaran di Pemerintah Kabupaten Pemalang, para tokoh seni budaya yang ada di Kabupaten Pemalang lainnya. (hape)

Tinggalkan Komentar