JAKARTA (PuskAPIK) – Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah Kota/Kabupaten dalam rangka mengimplementasikan Smart City, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian PAN&RB, Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian PUPR, Kantor Staf Presiden, dan Kompas Gramedia, menyelenggarakan program “Gerakan Menuju 100 Smart City”.

Gerakan Menuju 100 Smart City ditujukan untuk memaksimalkan pemanfaatanTeknologi Informasi dan Komunikasi dalam ekosistem Smart City. Gerakan dimaksud diselenggarakan secara bertahap dari Tahun 2017 hingga Tahun 2019 diharapkan adanya seratus (100) Kotal Kabupaten yang dapat dijadikan teladan (role model) dalam mengimplementasikan Program Smart City. Pada Tahun 2017- 2018 Tujuh Puluh Lima (75) Kota/Kabupaten telah dipilih dan telah memperoleh pendampingan penyusunan masterplan serta quick wins smartcity.

Sehubungan dengan pelaksanaan penyusunan masterplan serta quick wins smartcity di Lima Puluh (50) Kotal Kabupaten pada Tahun 2018, dilaksanakan evaluasi terhadap masterplan dan quick wins smartcity pada Rabu dan Kamis (12-13/12/2018) di ICE BSD, Jl. BSD Grand Boulevard No.1, BSD City, Tangerang.

Kabupaten Pemalang sebagai salah satu Kabupaten yang masuk dalam Program 100 kota smartcity juga dilakukan evaluasi dan melaksanakan paparan. Bupati Pemalang diwakili oleh Kepala dinas Kominfo Drs. Nugroho Budi Rahardjo, MM. mendapat kesempatan paparan pada hari kedua, Kamis (12/12/2018) di ruang Nusantara A, mulai pukul 14.45-15.30 wib.

Dalam paparannya, kadiskominfo kabupaten Pemalang menyampaikan role masterplan, berupa analisa strategis, Visi smart city dan sasarannya, Strategi pengembangan 6 pilar smartcity, Rencana aksi (readiness, langkah-langkah persiapan) dan peta jalan
(rencana jangka pendek, menengah, dan panjang) serta quick wins yang dilakukan.

Kadis Kominfo menyampaikan ada enam sasaran untuk menuju smart city yaitu Smart Govermen, Smart Branding, smart Economy, Smart Living, Smart Sociaty, dan Smart Environment.

Dalam smart government, Kadis Kominfo menyampaikan bahwa perlu adanya strategi dalam kepemerintahan di semua bidang, serta melengkapi infrastruktur tata kelola birokrasi dan pelayanan publik. Disamping itu juga mengembangkan dan mengintegrasikan aplikasi tata kelola birokrasi dan pelayanan publik, dan Meningkatkan kualitas partisipasi publik.

Pilar smart branding dimana sektor pariwisata akan mengembangkan ekosistem investasi dan pariwisata yang mudah dan efektif. Dibidang sosial Meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan dan sosial.

Pada smart society dimana perlu peningkatan kualitas penanganan bencana alam, dan Meningkatkan aksesebilitas dan mobilitas bagi orang, barang dan jasa. Dalam bidang ekonomi mengembangkan ekosistem ekonomi yang berbasis digital, dan menjalin kerjsama dengan para pelaku usaha. Dalam bidang sosial mengembangkan potensi komunitas komunitas kreatif yang peduli terhadap isu perkembangan kabupaten pemalang dan mengembangkan tata kelolala lingkungan hidup yang berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi TIK. (red/hape)

Tinggalkan Komentar