Kasat Lantas Polres Pemalang, AKP Ahmad Nur Ari, S.I.K (foto : red)

PEMALANG (PuskAPIK) – Hampir satu bulan terakhir jajaran Satlantas Polres Pemalang dengan dipimpin oleh kanit dikyasa satlantas Polres Pemalang Ipda Joko Srihartono,.keluar masuk sekolah dalam rangka melakukan road show untuk mengajarkan safety riding kepada siswa SMA di wilayah Kabupaten Pemalang.

Kasat Lantas Polres Pemalang AKP Ahmad Nur Ari, S.I.K menyampaikan bahwa dirinya sebagai Kasat Lantas bertanggung jawab terkait keselamatan dalam berkendaraan berlalulintas di wilayah hukum Polres Pemalang.Mempunyai kewajiban untuk mengajarkan safety riding atau keselamatan dalam berkendaraan, di mana safety riding adalah proyek pemerintah yang bertujuan mengajak semua lapisan masyarakat agar mampu dan bisa dalam berkendara yang berkeselamatan, dengan harapan masyarakat mempunyai ketrampilan berkendaraan.

Lebih lanjut Kasat lantas menyampaikan, bahwa sasaran safety riding adalah mereka atau generasi yang kelak akan mengisi kepemimpinan dimasa yang akan akan datang baik di tingkat Kabupaten Pemalang maupun tingkat Nasional, bisa berkendara dengan aman dan selamat.

“oleh karena itu sasaran safety riding adalah anak-anak sekolah lanjutan atas( SLTA) dengan tujuan generasi kita akan bisa fokus, sehingga hal-hal yang sedang marak seperti sekarang ini, selfi dengan berkendara, telpon dengan berkendaraan dan lain sebagainya yang dapat mengakibatkan kecelekaan dapat dihilangkan,” ungkap AKP Ahmad Nur Ari di ruang kerjanya, Sabtu (28/10)

Program safety riding yang digagas oleh pemerintah tersebut diselaraskan dengan program Satlantas Polres Pemalang dan dilaksanakan bekerja sama dengan salah satu dealer motor di Kabupaten Pemalang, yang selanjutnya bersama-sama memberikan pengetahuan berupa materi dan praktek kepada para siswa dengan instruktur dari Satlantas Polres Pemalang unit Dikyasa yang dipimpin oleh Kanit Dikyasa Ipda Joko Srihartono.

“Kami mengajarkan teknik dan pelengkapan berkendaraan kepada para siswa dimulai dari pemakain helm, tata cara pengereman pada saat berhenti, teknik berkendaraan pada jalan bergelombang dan sempit, teknik berkendaraan pada jalan yang berbelok-belok(angka delapan), dan semua yang berhubungan dengan keselamatan berkendaraan termasuk juga kapan saat mendahulu, jarak antara depan dan belakang,” kegiatan road show safety riding dilaksanakan dalam kurun waktu satu bulan pertama,” lanjut Kasat Lantas.

Mengenai banyaknya anak sekolah yang belum mempunyai SIM, AKP Ahmad Nur Ari, S.I.K menghimbau agar pihak sekolah secara proaktif juga ikut membantu satlantas memberikan pemahaman. (hp)

Tinggalkan Komentar