Mas Bupati Komen Postinganku, Rasanya Seperti Menjadi Iron Man
- calendar_month Sab, 27 Mar 2021


ADIGUM media sosial mendekatkan yang jauh selayaknya mengilhami Bupatiku hyper aktif di dunia maya. Bupati Pemalang baru yang meminta khalayak memanggilnya mas Bupati bukan kanjenge, memanfaatkan jejaring media sosial untk berinteraksi dengan rakyatnya.
Ini zamanya virtual, era digital merubah peradaban dunia. Hampir semua orang menghabiskan waktunya menunduk dan khusuk menghadap handphone androidnya. Bercengkrama dengan media sosial miliknya, juga internetan. Alhasil dunia seperti didalam genggaman tangan. Segala aktivitas manusia pada zaman ini ditopang oleh gudjet.
Pemimpin yang peka zaman melihat fenomena tersebut sebagai peluang. Apa sebabnya? Jejaring media sosial mendekatkan sang pemimpin dengan tuannya yakni rakyat. Tuan yang memilihnya secara langsung sehingga menduduki jabatan, sesering mungkin ia berinteraksi dengan rakyat, besar kemungkinan terpilih kembali. Sebab rakyat terpuaskan karena keluh kesahnya didengar, terbaca oleh pemimpin. Komplain terhadap pelayanan publik tersalurkan dan ada solusi. Selain itu media sosial menjadi mata dan telinga Bupati, sehingga tidak sulit baginya membaca tabiat dan kinerja birokrasinya.
Tak kalah penting dari itu, melalui media sosial pemimpin termasuk Bupati Pemalang dapat mensosialisasikan program programnya kpd publik, progres pembangunan ter up date sehingga rakyat tau Bupatinya bekerja.
Lapak medsos Bupati Pemalang on 24 jam, misalnya demikian. Beberapa platform media sosial Ia gunakan, diluar admin pada saat saat tertentu langsung membalas sendiri postingan ataupun komentar netizen dilapaknya, warganet atau rakyat Pemalang yang kebetulan dapat berinteraksi dengan pemimpinya secara langsung meskipun via daring , sungguh betapa senangnya.
- Penulis: puskapik