Kejam! Siram Anak dengan Air Panas, Ayah Tiri Kabur

FOTO/PUSKAPIK/ISTIMEWA
Iklan

PUSKAPIK.COM, Brebes – Malang benar nasib seorang gadis asal Desa Baros, Kecamatan Ketanggungan, Brebes. Dia menderita luka luka akibat kekerasan yang dilakukan ayah tirinya. Dia menderita luka bakar akibat siraman air panas di bagian punggungnya.

Rodiah (21) yang menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sekujur badan bagian punggung melepun akibat ulah dari Tarlan (55), yang tidak lain adalah ayah tirinya. Tindak kekerasan ini terjadi pada Jumat 5 Februari 2021 lalu.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ketanggungan AKP Suroto membenarkan adanya tindakan KDRT di wilayahnya. Terkait hal ini, Kapolsek mengatakan masih melakukan penyelidikan.

“Masih kami selidiki kasus ini. Kami masih mencari pelaku karena kabur,” ujar Kapolsek Ketanggungan dihubungi Senin 8 Februari 2021 siang.

Kapolsek mengatakan, perintiwa itu terjadi saat hendak masuk ke rumah. Karena pintu rumah dalam kondisi terkunci, korban pun mengetuk pintu rumah berkali-kali hingga menimbulkan suara yang cukup keras. Setelah beberapa menit kemudian, akhirnya pintu rumah dibuka, dan korban langsung dimarahi bapak tirinya.

“Saat akan masuk rumah, dia mengetuk pintu dengan keras. Setelah dibuka, pelaku (Tarlan) memarahinyam Mungkin karena tidak terima dimarahi, korban ini membalas omongan bapak tirinya,” ungkapnya.

Bapak tiri korban kemudian naik pitam dan melakukan kekerasan pada korban. Tubuhnya dipukul hingga disiram air panas. Akibatnya, korban mengalami luka serius di bagian leher dan punggung.

“Korban masuk ke rumah dan langsung rebahan di ruang tengah. Pelaku berjalan ke dapur mengambil air teh panas lalu menghampiri korban. Sempat dicegah oleh isterinya, tetapi pelaku tidak menghiraukannya, lalu pelaku menyiramkan air teh panas ke tubuh korban sedang tiduran tengkurap hingga air mengenai punggung,” kata Kapolsek.

Korban mengalami luka di punggung dan leher karena perbuatan ayah tirinya itu. Kini sedang menjalani perawatan di Puskesmas Ketanggungan.

Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Ketanggungan pada Minggu kemarin. Polisi kemudian melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sebuah eskan warna merah muda, sepotong baju korban warna biru dongker, dan sebuah bantal.

“Saat ini terduga pelaku telah melarikan diri. Kami terus mencari pelaku untuk pengembangan kasus ini,” pungkasnya.

Kontributor: Fahri Latief
Editor: Amin Nurrokhman

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini