Sejumlah Isu Dibahas dalam ‘Sabuk Mas Hadir’ Polres Pemalang, di Kecamatan Taman

0
FOTO/PUSKAPIK/ISTIMEWA

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Melalui kegiatan Sambang Rembuk Kamtibmas (Sabuk Mas) Hadir, Polres Pemalang menampung informasi dan berdiskusi seputar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dari tingkat Kecamatan hingga tingkat RT/RW.

Semalam, Rabu 28 Oktober 2020, Sabuk Mas Hadir digelar di Pendapa Kecamatan Taman. Acara itu digelar dengan dengan mengundang unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika),perwakilan Kepala Desa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat (Toga-Tomas) setempat.

Dalam kegiatan ini, dibahas isu-isu dan informasi situasi kondisi terkini ditengah masyarakat. Di antaranya mengenai antisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang, isu UU Omnibus Law, serta kegiatan Pilkada yang tengah berlangsung.

Camat Taman, Bagus Priyanto Mukti Wibowo, mengapresiasi kegiatan Sabuk Mas Hadir, menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat guna mendapatkan informasi dari berbagai pihak dan menjaga kondusifitas wilayah.

Khususnya seputar isu yang tengah hangat di masyarakat, seperti kegiatan Pilkada dan Pilkades yang akan digelar Desember mendatang. Dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Kecamatan Taman sendiri menempati posisi kedua jumlah pemilih terbanyak.

“Pilkada nanti, Kecamatan Taman memiliki TPS dengan jumlah 405. Kemudian berdasarkan rapat terakhir DPT Kecamatan berjumlah 138.020 pemilih. Serta, di Kecamatan Taman juga akan diadakan Pilkades di 2 Desa, serta 1 Pilkades antar waktu, Desa Sokawangi,” kata Wibowo, Kamis 29 Oktober 2020.

Dalam acara itu, Kabag Ren Polres Pemalang, Kompol Pranata, mewakili Kapolres, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi menjaga kondusifitas wilayah, ditengah maraknya aksi penolakan UU Omnibus Law yang berujung kerusuhan dan anarkis.

Mengenai hal ini, Ia menyampaikan dibahas Undang-Undang nomor 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum.

Dalam sesi dialog, Ketua Simongklang Kecamatan Taman menyampaikan kepada Kabag Ren Polres Pemalang, masyarakat mulai acuh dengan protokol kesehatan. Hal tersebut muncul karena kecemburuan mengenai perizinan kegiatan. Selanjutnya dari perwakilan Kepala Desa yang hadir, menyarankan agar operasi masker/yustisi digelar di seluruh pelosok Desa, bukan hanya di daerah perkotaan.

Terkait aspirasi tersebut, Kompol Pranata menjawab, perizinan kegiatan keagamaan maupun sosial budaya sudah diatur dalam Surat Edaran Bupati, yang berisi ketentuan-ketentuan yang harus dilakukan apabila memiliki hajat. Surat perizinan dari Kepolisian juga akan dikeluarkan apabila sudah mendapat rekomendasi dari Satgas Covid-19.

Terkait Perijinan sudah ada Surat Edaran dari Bupati Pemalang, yang didalamnya banyak ketentuan-ketentuan yang harus dilakukan apabila memiliki hajat.

“Begitu pula terkait Pilkada dan Pikades 2020 sudah ada aturanya, terutama dalam hal protokol kesehatan, baik dari masa Kampanye sekarang ini sampai akhir nanti sudah ada aturan kegiatannya bagaimana dimasa pandemi ini dalam menjaga protokol kesehatan,” kata Kompol Pranata.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi
Editor : Amin Nurrokhman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini