Gubernur Ridwan Kamil Tinjau Lokasi Pembangunan Masjid Seribu Bulan di Banyumas

FOTO/PUSKAPIK/ISTIMEWA
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Purwokerto – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berserta istri berkunjung ke Banyumas. Kunjungan orang nomor satu Jawa Barat tersebut menggunakan Motor Gede (Moge). Ridwan diterima Bupati Banyumas beserta istri di Pendopo Sipanji Purwokerto Sabtu 24 Oktober 2020.

Maksud kunjungan yaitu meninjau areal yang direncanakan didirikan Masjid Seribu Bulan, di Purwokerto, dengan desain masjid ini merupakan karya dari Ridwan Kamil. Lokasi pembangunan masjid di Jalan Bung Karno, merupakan jalan baru depan SMPN 1 Purwokerto ke selatan.

Menurutnya, konsep dari masjid di atas tanah seluas lima hektar ini gagasannya dari malam Lailatul Qadar.

“Makanya gambarnya terbagi menjadi tiga bangunan, ada bulan sabit yang jumlahnya banyak,” kata Ridwan.

Meski secara profesional sudah tidak mendesain, namun untuk desain masjid, Kang Emil masih bersedia untuk membuat. Menurutnya hal tersebut sebagai pesan dari ayahnya. Untuk Masjid Seribu Bulan yang akan dibangun di Purwokerto, Ridwan Kamil berpesan agar masjid harus dimakmurkan.

“Bukan untuk mewah-mewahan. Tetapi bagaimana warga sini bisa memakmurkannya,” katanya.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, pembangunan masjid akan dimulai tahun 2021, yang rencananya akan dilakukan peletakan batu pertama pada Bulan Maret 2021. Selain menggunakan anggaran APBD, nanti akan menawarkan kepada masyarakat untuk berpartisipasi.

“Nanti kami tawarkan ke masyarakat, silakan bagi yang ingin inves akhirat menyumbang. Kami sudah mendirikan yayasan rahmatan lil’alamin untuk menampung dana dari masyarakat,” katanya.

Diperkirakan pembangunan Masjid ditaksir senilai Rp 40 milyar. Maka perlu swadaya masyarakat muslim.
“Kalau anggaran dari APBD kita lihat dulu disesuaikan dengan keadaan keuangan kita,” katanya.

Selain menyiapkan rencana pembangunan masjid, pihaknya juga akan menyediakan tepat ibdah agama lain secara proporsional.

“Areal ini nanti diberi nama area Pancasila, karena di sini selain masjid nanti ada tempat ibadah lainnya,” pungkasnya.

Penulis : Amin Nurrokhman

Iklan

Tinggalkan Balasan