Wali Murid Meninggal Positif Corona, 18 Guru dan Siswa SMPN 19 Tegal Di-Swab

Salah satu siswa SMP N 19 Kota Tegal sedang diambil sampel swabnya oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Tegal, Kamis siang, 17 September 2020.FOTO/PUSKAPIK/ISTIMEWA
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSAKPIK.COM, Tegal – Dinas Kesehatan, Kota Tegal, melakukan pengambilan sampel swab siswa dan guru SMP Negeri 19 Kota Tegal, Kamis, 17 September 2020. Ini dilakukan untuk men-tracing, menyusul adanya orang tua salah satu siswa meninggal karena terpapar Covid-19, Selasa siang, 15 September 2020.

“Ini berkaitan dengan kemarin kejadian orang tua siswa yang meninggal karena Covid-19,” ujar Humas SMPN 19 Tegal, Panggih, kepada puskapik.com, Kamis siang, 17 September 2020.

Pengambilan sampel swab, imbuh Panggih, dilakukan terhadap 15 siswa kelas 7F dan tiga orang guru, bertempat di lapangan olahraga sekolah. Pengambilan sampel swab ini dimaksudkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di sekolah, melalui kontak erat dengan siswa yang orang tuanya meninggal.

“Yang di-Swab hanya 18 terdiri dari 15 siswa 3 guru yang sempat kontak erat dengan siswa yang orang tuanya meninggal itu,” ujarnya

Orang tua siswa yang meninggal awalnya l dirawat di RSUD Brebes. Pasien sempat di swab dan hasilnya positif. Setelah dinyatakan sehat, pasien dipulangkan namun harus menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Kelurahan Bandung, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal.

Selanjutnya, pada Selasa, 15 September 2020 pasien datang ke Puskesmas Kelurahan Bandung dengan keluhan kaki bengkak kemudian dirujuk ke RS Mitra Keluarga Tegal namun sempat ditolak pihak rumah sakit dengan alasan kamar penuh. Akhirnya pasien dirawat di RSUD Kardinah.

Saat masuk IGD RSUD Kardinah pukul 12.00 WIB pasien dalam kondisi suhu badan tinggi dan mengeluh batuk dan pusing. Kemudian pukul 13.00 WIB pasien meninggal dunia.

Kontributor : Wijayanto
Editor : Amin Nurrokhman

Iklan

Tinggalkan Balasan