Tiga Pedagang Pasar Trayeman Tegal, Positif Covid-19

Seorang Pedagang Pasar Trayeman sedang diambil sampel swab oleh petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Rabu siang, 9 September 2020.FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Slawi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal melakukan tes swab di Pasar Trayeman, di Kecamatan Slawi, Rabu siang, 9 September 2020. Uji sempel swab di lakukan setelah adanya tiga pedagang yang dinyatakan positif terpapar COVID-19.

Kasi Survelen dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Tegal, Eko Prabowo mengatakan, tes scrining untuk pengambilan sempel swab dilakukan sebagai langkah dini mendeteksi dan mencegah penyebaran COVID -19.

“Swab ini sebagai tindak lanjut adanya 3 pedagang yang dinyatakan positif. Untuk kemarin kita sudah mengambil 29 sempel dan hari ini kita targetnya 24 sempel namun baru dapat 20 sempel,” kata Eko.

Terkait tes swab ini, lanjut Eko, hasilnya tidak bisa langsung diketahui karena harus dikirim ke laboratorium rujukan yang ada di Semarang. Diperkirakan hasil pemeriksaan swab bisa keluar dalam waktu satu minggu atau dua minggu. Hal ini disebabkan laboratorium yang dijadikan rujukan mengalami antrian dalam pemeriksaan sempel swab.

“Yang kemarin saja, yakni 29 sempel belum dikirim dan masih kita simpan. Rencananya sih hari ini kita kirim ke laboratorium rujukan di Semarang. Mungkin antara 1 sampai 2 minggu baru diketahui hasilnya,” ujarnya.

Menurutnya, ketiga pedagang yang dinyatakan positif COVID -19 adalah laki-laki berinisial T (80) warga Desa Dukuh Sembung, yang sudah meninggal. Dari hasil pelacakan yang bersangkutan memiliki kontak erat dengan anaknya yang baru saja pulang dari Bekasi.

Kedua adalah laki-laki berinisial ARH (50) yang dirawat di Rumah Sakit Harapan Anda. RH ini diketahui memiliki kontak erat dengan anaknya yang baru saja pulang dari Bandung. Sedangkan kasus konfirmasi ketiga, adalah perempuan berinisial K (63) warga Desa Pendawa, Kecamatan Lebaksiu yang memiliki kontak erat dengan anaknya yang baru pulang dari Jakarta.

Sementara itu, Pengurus Paguyuban Pedagang Pasar Trayeman, Masbukhi, membantah jika tiga orang yang dinyatakan positif COVID -19 adalah pedagang di Pasar Trayeman. Masbukhi menyatakan bahwa ketiga pasien tersebut datang ke pasar hanya dalam waktu tertentu.

“Dia bukan pedagang di sini. Misal ada pasaran kambing jelang Idhul Adha dia baru kesini. dan ini pun beritanya sudah lama dan baru menyebar sekarang,” ungkapnya.

Terkait adanya pegambilan sempel swab yang dilakukan oleh Dinkes, ia pun menyambut baik. Bahkan, para pedagang terlihat antusias mengikuti tes swab tersebut. Hal ini ini karena pedagang sangat berhati hati dan sepakat untuk mencegah adanya penularan COVID -19 di lingkungan pasar.

Kontributor : Wijayanto
Editor : Amin Nurrokhman

 

Iklan

Tinggalkan Balasan