Mobil PCR ke Kota Pekalongan, 150 Orang Lakukan Tes Swab

Petugas mengambil sampel untuk swab tes di Kodim 0710 Pekalongan, Selasa, 8 September 2020. Untuk kali kedua ini swab test menyasar 100 personel Kodim 0710 Pekalongan dan 50 pegawai Pemerintah Kota Pekalongan. FOTO/PUSKAPIK/SURYO SUKARNO
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan kembali mendatangkan mobil PCR di Kodim 0710 Pekalongan, Selasa, 8 September 2020. Untuk kali kedua ini swab test menyasar 100 personel Kodim 0710 Pekalongan dan 50 pegawai Pemerintah Kota Pekalongan (personel Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan Badan Keuangan Daerah).

Kepala Seksi Pelayanan dari Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Alya Wijayanti mengungkapkan, teknis swab test, peserta masuk ke dalam mobil PCR untuk diambil lendirnya untuk kemudian langsung proses pemeriksaan. Hasilnya bisa diketahui beberapa jam kemudian.

“Hari ini ada 150 orang yang swab, tidak semua kami periksa di mobil. Sebanyak 56 sampel langsung kami periksa di mobil dan hasilnya langsung bisa diketahui. Sisanya kami bawa ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda),” kata Alya.

Alya menyampaikan bahwa Kamis lalu mobil PCR sudah melakukan swab ke 100-an personel Polres Pekalongan Kota. Ini kali kedua pemeriksaan dengan mobil PCR.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto yang juga menjabat sebagai Jubir Satgas Covid-19 Kota Pekalongan menjelaskan, pihaknya kedatangan mobil PCR dari Provinsi Jawa Tengah. “Kali ini swab menyasar 100 personel Kodim 0710 Pekalongan, dan kami libatkan 25 personel Satpol PP dan beberapa orang BKD yang kontak erat dengan terkonfirmasi positif. Selain itu tenaga dari Dinkes yakni tim PSC 119 juga swab,” kata Budi.

Diterangkan Budi, dari 150 sampel, 50 di antaranya diperiksa di mobil sisanya dibawa ke Labkesda karena adanya keterbatasan pemeriksaan. “Saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Pekalongan sebanyak 14 kasus dengan rincian 9 dirawat dan 5 isolasi mandiri. Semoga kasus Covid-19 di Kota Pekalongan tak bertambah lagi, dan kasus terkonfirmasi positif bisa segera sembuh,” kata Budi.

Kontributor: Suryo Sukarno
Editor: Faisal M

Iklan

Tinggalkan Balasan