Lagi, 5 Anggota DPRD Pemalang Terpapar Corona

Ruangan Paripurna DPRD Pemalang, Jateng. FOTO/PUSKAPIK/BHAKTIAWAN CANDHEKI
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Sebanyak 18 orang di lingkungan DPRD Pemalang dinyatakan positif corona (Covid-19), berdasarkan hasil test Swab. Dari ke-18 orang tersebut, 5 diantaranya wakil rakyat, sedangkan 13 orang lainnya di lingkungan Sekretariat DPRD.

Informasi yang dihimpun puskapik.com Sabtu 08 Agustus 2020 menyebutkan, kelima wakil rakyat yang terpapar corona adalah, NH dan NR dari Fraksi PKB, DW dan SL dari Fraksi PKS, BH dari Fraksi PDIP.

Sementara di lingkungan Sekretariat DPRD, ke-13 orang dinyatakan positif antara lain, PR, PT, MR, OP, MW, HR, HA, FY, DAP, AL, BH, DS dan BY.

Tambahan 18 orang ini makin menambah daftar pasien positif corona di lingkungan DPRD Pemalang. Sebelumnya, 4 wakil rakyat sudah dinyatakan positif dan menjalani perawatan. Bahkan, satu diantaranya meninggal dunia.

Anggota DPRD Pemalang yang meninggal akibat terjangkit virus corona adalah Ujianto MR. Politisi asal Partai Golkar ini menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD dr M Ashari Pemalang, Kamis 30 Juli 2020 lalu.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemalang, Tutuko Rahardjo, membenarkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 di lingkungan DPRD Pemalang. Hanya saja, Tutuko tidak menyebutkan rinci data tambahan tersebut.

“Pasien yang positif sedang menjalani perawatan. Ada yang di rumah sakit, ada juga yang menjalani isolasi mandiri di rumah,” papar Tutuko.

Ia menyebutkan, terus bertambahnya jumlah warga Pemalang yang positif Covid-19 karena tracking dilakukan secara masif. Tak hanya melakukan rapid test, Pemkab Pemalang melalui Dinas Kesehatan katanya, intens melakukan uji test Swab ke sejumlah instansi dan lembaga serta simpul-simpul masyarakat.

Sehari sebelumnya, Jumat 07 Agustus 2020, Gugus Tugas Covid-19 Pemalang mengumumkan bertambahnya 10 warga Pemalang yang positif Covid-19. Dengan bertambahnya 18 orang lagi di lingkungan DPRD Pemalang, saat ini angka positif Covid-19 di Kota Ikhlas tercatat sebanyak 131 kasus dan 10 orang diantaranya meninggal dunia.

Penulis : Heru Kundhimiarso

Iklan

Tinggalkan Balasan