Lagi, Enam Warga Kabupaten Tegal Terkonfirmasi Covid-19

FOTO/PUSKAPIK/ISTIMEWA
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Slawi – Kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal masih terus bertambah. Kali ini enam orang warga Kabupaten Tegal terkonfirmasi terinfeksi virus corona setelah hasil pemeriksaan spesimen swab-nya menunjukkan hasil positif. Penambahan kasus ini bahkan menjadi yang tertinggi selama masa pandemi ini.

Informasi ini disampaikan juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro dalam siaran pers melalui Humas Pemkab Tegal yang diterima Puskapik.com, Kamis sore, 30 Juli 2020.

Joko menyampaikan, dengan penambahan 6 kasus baru tersebut, total terdapat 50 kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tegal. Dari jumlah itu, 37 orang sembuh, delapan orang dirawat, dan lima orang meninggal dunia. Joko mengungkapkan, saat ini pihaknya masih terus melakukan penelusuran, pelacakan, tes usap dan isolasi pada kontak erat enam pasien baru Covid-19 tersebut.

“Kami masih terus melakukan penelusuran, pelacakan, tes swab dan isolasi pada kontak erat enam pasien baru Covid-19 tersebut, ” ujarnya.

Joko membeberkan, kasus pertama adalah seorang perempuan, berinisial TA (44), asal Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang. TA adalah istri D (47), kontak erat dari NAS (18), kasus positif Covid-19 asal Desa Karanganyar, Kecamatan Pagerbarang. Joko menuturkan, D sempat bersama satu travel dengan NAS saat kepulangannya dari Jakarta, Minggu, 5 Juli 2020 lalu. Saat ini, kondisi TA dalam keadaan baik, tanpa gejala klinis, sehingga perawatannya dilakukan dengan isolasi mandiri di rumah.

Kedua, seorang laki-laki, berinisial SPL (32), asal Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu. Sebelumnya, ia ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) di RSI PKU Muhammadiyah Singkil, Adiwerna dengan gejala demam, batuk, sesak napas, lemas dan mual usai pulang dari Jakarta, Sabtu 18 Juli 2020 lalu.

Ketiga, seorang balita laki-laki usia sembilan bulan, berinisial MZN, asal Desa Kademangaran, Kecamatan Dukuhturi. Sejak usia enam bulan, MZN memang sudah sering pulang pergi ke RSUP dr. Kariyadi Semarang untuk menjalani kemoterapi, terakhir, Sabtu 18 Juli 2020. Sehari setelah kepulangannya dari Semarang, MZN mengalami gejala demam dan sesak napas hingga pada Selasa, 21 Juli 2020 ia dilarikan ke RS Palaraya lalu dirujuk perawatannya ke RSUD Kardinah Kota Tegal dan ditetapkan statusnya sebagai PDP. Dari dua kali pengambilan spesimen swab, diketahui MZN positif terpapar Covid-19.

Kasus keempat adalah seorang laki-laki, berinisial EG (47), asal Desa Margasari, Kecamatan Margasari. Sebelumnya, EG yang berprofesi sebagai supir pribadi di Jakarta ini sempat mengalami sakit usai menjemput anak majikannya yang baru pulang dari luar negeri pada Jumat, 10 Juli 2020. Tak kunjung sembuh meski telah periksa di tempat praktik dokter swasta, EG memutuskan pulang kampung dengan menggunakan kendaraan pribadi, Selasa, 14 Juli 2020. Hasil reaktif pada pemeriksaan uji cepat di Puskesmas Margasari, Selasa, 21 Juli 2020 lalu menjadikan EG dirujuk perawatannya ke RSUD dr. Soeselo Slawi, dilakukan pengambilan spesimen swab dan ditetapkan statusnya sebagai PDP. Baru pada Senin, 27 Juli 2020. hasil pemeriksaan laboratoriumnya keluar dan EG ditetapkan sebagai pasien konfirmasi Covid-19 yang disertai komorbid.

Kelima, seorang perempuan, berinisial SS (53), warga Desa Jatimulya, Kecamatan Lebaksiu. Sebelumnya, SS yang menderita sakit lambung ini ditetapkan sebagai PDP dan diambil spesimen swabnya di RSI PKU Muhammadiyah Singkil, Adiwerna setelah ditemukan adanya riwayat kontak erat dengan keluarganya yang baru pulang dari Jakarta, Sabtu, 18 Juli 2020. Baru pada Senin, 27 Juli 2020 lalu hasil pemeriksaan laboratoriumnya keluar dan pasien SS dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Saat ini, SS sudah dirujuk perawatannya di RSUD dr. Soeselo Slawi.

Pasien keenam adalah seorang laki-laki, berinisial K (52), warga Desa Gembong Kulon, Kecamatan Talang sebagai kontak erat dua kasus Covid-19 dari desa yang sama. Kondisi klinis K dinyatakan baik dan tanpa gejala.

Kontributor: Wijayanto
Editor: Faisal M

Iklan

Tinggalkan Balasan