Terobosan Baru, Kota Pekalongan Miliki Laboratorium Kultur Jaringan

Pemkot Pekalongan kini memiliki Laboratorium Kultur Jaringan yang dikelola oleh Dinperpa. FOTO/PUSKAPIK/SURYO SUKARNO
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan kini memiliki Laboratorium Kultur Jaringan untuk mengembangkan bibit tanaman pangan melalui pembibitan, cangkok, dan kajian benih. Laboratorium yang bakal dikelola oleh Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) ini menjadi terobosan baru karena tak banyak daerah memiliki laboratorium sejenis.

“Gedungnya sudah dibangun sejak 2008, agar pemanfaatannya optimal kami rehab gedung ini dan lakukan penambahan sarana dan prasarana laboratorium kultur jaringan,” kata Kepala Dinperpa Kota Pekalongan Zainul Hakim usai meresmikan Laboratorium Kultur Jaringan, Kamis, 23 Juli 2020.

Lanjut Hakim menerangkan, tahun ini sudah ada tenaga ahli lulusan S2 Pertanian Jurusan Kultur Jaringan. Dengan adanya laboratorium ini akan ada pengkajian budidaya tanaman pangan, sayuran, umbi, maupun tanaman buah. “Laboratorium ini sudah dapat beroperasional, nantinya tempat ini dikondisikan steril, di dalamnya ada tempat uji menggunakan bantuan sinar ultraviolet, sehingga benih bisa tumbuh dan diperbanyak. Dari proses sterilisasi tadi akan dihasilkan bibit yang unggul dan kami coba tanam di demplot Dinperpa, kalau nanti sukses kami kembangkan dan sebar ke masyarakat Kota Pekalongan,” kata Hakim.

Menurutnya, dengan adanya Laboratorium Kultur Jaringan di Kota Pekalongan ini akan tercipta varietas unggul sayur, buah, dan tanaman lainnya. Selain itu, dapat pula dikaji jenis-jenis tanaman yang bisa tumbuh dan cocok dengan kondisi tanah di Kota Pekalongan. “Jadi nanti Laboratorium Kultur Jaringan ini akan mengkloning jenis-jenis tanaman untuk menghasilkan produk unggulan,” kata Hakim.

Dinperpa sendiri telah mengajak kerja sama lebih lanjut dan melakukan perjanjian dengan Fakultas Pertanian Universitas Pekalongan (Unikal) untuk memanfaatkan Laboratorium Kultur Jaringan sebagai tempat penelitian. “Para dosennya nantinya juga akan ikut memandu di laboratorium ini,” kata Hakim.

Kontributor: Suryo Sukarno
Editor: Faisal M

Iklan

Tinggalkan Balasan