Mencari Rajungan, Nelayan Tegal Hilang di Laut

Tim SAR gabungan Basarnas Semarang, Gallawi Rescue, Polair Polres Tegal dan PMI Kabupaten Tegal melakukan pencarian jasad Imam Fatoni, nelayan Kabupaten Tegal yang dilaporkan tenggelam saat menjaring rajungan di perairan Karang Jeruk, Rabu pagi, 8 Juli 2020.FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Tegal – Kecelakaan laut menimpa seorang nelayan di perairan Karang Jeruk sekitar 9 mil dari Pelabuhan Kota Tegal. Korban, Imam Fatoni (22), warga RT.3/RW.14 Desa Suradadi, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, tercebur ke laut saat tengah mencari rajungan bersama temannya, Solikhun, sekitar pukul 03.00 WIB, Rabu, 8 Juli 2020.

Informasi yang dihimpun puskapik.com, menyebut, korban bersama Solikhun berangkat dari rumah sekitar pukil 01.00 Rabu, 8 Juli 2020 menuju Karang Jeruk yang berjarak kurang lebih 5 mil dari pantai Suradadi. Saat sedang mengambil umbal atau jaring rajungan, yang telah dipasang sehari sebelumnya, tiba – tiba korban tersungkur ke laut.

Teman korban berusaha menolong dengan melemparkan tali umbal, namun karena kondisi laut gelap, korban gagal meraih tali umbal. Korban pun akhirnya tenggelam ke laut yang memiliki kedalaman sekitar 20 meter tersebut.

Keluarga korban sangat terkejut saat mendapat kabar kecelakaan yang menimpa Imam Fatoni dari nelayan lain yang dilapori oleh Solikhun.

“Saya shock saat mendapat kabar anak saya hilang di laut sekitar Subuh tadi,” ujar Sukram (65) ayah korban.

Tim SAR gabungan Basarnas Semarang, Gallawi Rescue, Polair Polres Tegal dan PMI hingga Rabu sore, 8 Juli 2020 masih melakukan upaya pencarian korban. Tim SAR telah menyisir sekitar perairan Karang Jeruk namun belum membuahkan hasil. Operasi pencarian sempat terkendala kondisi ombak yang cukup tinggi.

“Gelombangnya cukup tinggi. Operasi SAR akan kami lanjutkan besok pagi (Kamis, 9 Juli 2020),” ujar Agus Dwi Cahyo, salah satu personil Gallawi Rescue .

Kontributor : Wijayanto
Editor : Amin Nurrokhman

Iklan

Tinggalkan Balasan