Hajatan dan Dangdutan Silakan, Tapi Ada Syarat dan Ketentuan

ILUSTRASI/PUSKAPIK/CANDRA SUCIAWAN
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Kesalahpahaman masyarakat dan pemangku kebijakan tentang aturan kenormalan baru saat pandemi Covid-19 masih terjadi. Bahkan perizinan hajatan dan dangdutan masih saja ada yang mempersulit. Padahal Peraturan Bupati (Perbub) nomor 29 tahun 2020 hasil revisi tentang kenormalan baru sudah resmi diberlakukan, bahkan maklumat Polri juga sudah dicabut sejak 25 Juni 2020.

Kesulitan izin keramaian hajatan dan dangdutan diakui oleh Ketua Dewan Kesenian Pemalang (DKP) Andi Rustono kepada puskapik.com, Selasa 30 Juni 2020.

Andi mengatakan, tidak diberikan izin oleh pemangku kebijakan seperti Polsek dan Kecamatan (gugus tugas penaganan Covid-19) karena kesalahpahaman mengenai Perbub yang sudah direvisi nomor 29 tahun 2020 tentang kenormalan baru dan dicabutnya maklumat polri tentang new normal.

Sebagaimana maklumat Polri disebutkan, surat telegram No: STR /364/Vl/OPS2/2020 tanggal 25 Juni 2020 tentang Perintah Kepada Jajaran Mengenai Pencabutan Maklumat Kapolri dan Upaya Mendukung Kebljakan Adaptasi Baru atau New Normal.

Sehingga diharapkan,pemangku kebijakan di tingkat kecamatan agar memahami isi dari Perbub yang sudah direvisi tersebut yang diantaranya mengijinkan izin hajatan ataupun dangdutan dengan ketentuan dan syarat yang berlaku seperti mengharuskan protokol kesehatan.

“Jangan ada lagi pihak pihak yang mempersulit masyarakat untuk mengajukan izin hajatan atau orgen tunggal, karena sudah diatur oleh gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang melalui Perbub nomor 29 tahun 2020 tentang revisi kenormalan baru, dan pencabutan maklumat Polri,” ujar Andi Rustono.

Meski demikian kata Andi, syarat dan ketentuan harus dipenuhi diantaranya mengedepankan protokol kesehatan antara lain jaga jarak, tetap menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun.

Terkait hal itu, pihak Polres Pemalang mengenai kelonggaran kenormalan baru tersebut belum bisa dikonfirmasi.

Diketahui sebelumnya, edaran Perbub nomor 29 tahun 2020 tentang revisi aturan new normal resmi diberlakukan, bahkan sejumlah tempat hiburan malam dan karaoke telah resmi dibuka.

Penulis : Dedi Muhsoni
Editor : Amin Nurrokhman

Iklan

Tinggalkan Balasan