New Normal Pekalongan, Skema Ibadah di Gereja Disiapkan

FOTO/PUSKAPIK/ISITMEWA

PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Masa pemberlakuan fase new normal atau adaptasi kebiasaan baru di Kota Pekalongan yang mulai diterapkan sejak Senin, 8 Juni 2020 lalu. Kini sejumlah tempat ibadah dibuka kembali, tak terkecuali gereja atau tempat ibadah untuk umat Kristiani dan Katolik.

Menghadapi new normal, Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz, didampingi segenap jajaran OPD melakukan monitoring kegiatan peribadatan di Gereja Agape, Jalan Manggis Sampangan, Kota Pekalongan.

Saelany Machfudz, yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekalongan, Senin 29 Juni 2020, mengungkapkan, dia dan stafnya memantau situasi dan kondisi pelaksanaan new normal di sejumlah titik di gereja apakah sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan.

“Hari Minggu 28 Juni 2020, kami monitoring di tempat beribadatan, salah satunya di Gereja Agape,” kata Saelany.

Saelany menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan keagamaan di gereja. Karena sudah melaksanakan protokol kesehatan. Sudah ada tempat cuci tangan di beberapa sudut, petugas pemeriksa suhu tubuh jemaat gereja, bahkan penataan ruangan peribatan diterapkan jaga jarak aman antara sisi satu dengan sisi lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Saelany juga memberikan dana hibah dari Pemerintah Kota Pekalongan sebesar Rp 150 juta rupiah yang digunakan untuk menunjang perawatan sarana dan prasarana gereja tersebut.

Majelis Gereja Agape Kota Pekalongan, Sugijantohartojo, mengungkapkan, sejak 14 Juni lalu, Gereja Agape sudah dibuka untuk tempat peribadatan jemaat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pihaknya berharap dengan penerapan yang ketat ini guna memberikan keamanan dan perlindungan jemaat yang akan beribadah dan pandemi Covid-19 di Kota Pekalongan bisa benar-benar hilang.

Kontributor : Suryo Sukarno
Editor : Amin Nurrokhman

Tinggalkan Balasan